Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Komparasi Turing Singkat Suzuki GSX-S150 VS Honda CB150R

Dipublikasikan : Rabu, 10 Mei 2017 10:30
Penulis : Ilham Pratama

Meski judulnya, 'singkat' namun turing yang Otorider rasakan dengan memakai Suzuki GSX-S150 dan Honda CB150R dengan jarak di atas 50 km lumayan memberi impresi berkendara pada keduanya.

Meski judulnya, 'singkat' namun turing yang Otorider rasakan dengan memakai Suzuki GSX-S150 dan Honda CB150R dengan jarak di atas 50 km dan menempuh beragam kondisi jalan, lumayan memberi impresi berkendara pada keduanya.

Suzuki GSX-S150

Pada jagoan baru Suzuki di kelas naked bike ini, kami berkesempatan mengujinya turing dengan rute, Sunter (Jakarta) menuju Puncak, Bogor (Jawa Barat) PP dengan jarak sekitar 150 km.

Handling dan kenyamanan GSX-S150 patut dipuji. Hal ini karena bodinya yang ramping dengan kombinasi setang yang pas, tidak terlalu tinggi dan baplang membuat motor ini lincah dikendarai.

Untuk selap-selip di kemacetan kota Jakarta, maupun diuji dengan jalan berkelok di rute Bukit Pelangi, Sentul menuju Puncak, motor ini tetap mantap dikendalikan. Posisi duduknya juga lumayan nyaman dengan paha menjepit tangki.

Selain itu, panel spidometer full digital yang hadir dengan desain sederhana, justru menampilkan beragam informasi dengan baik. Seperti posisi gigi, kecepatan, putaran mesin hingga ke saat pergantian gigi lewat shift light indicator.

Sedikit catatan justru hadir dari mesin bervolume bersih 147 cc yang diusung GSX-S150. Sebab, meski diklaim tenaganya mencapai 18,9 dk per 10.500 rpm dan torsi 14 Nm di 9.000 rpm. Namun karena karakternya yang overbore, yakni dimesin bore x stroke 62 x 48,8 mm membuat tarikan awalnya terasa sedikit loyo.

Untungnya, hal ini 'termaafkan' berkat tenaga motor seharga Rp 23,9 juta ini yang besar dan berisi saat dipacu di trek lurus, atau tanjakan yang bebas kemacetan.

Honda CB150R

Pada Honda CB150R rutenya memang lebih pendek, yakni dari Kota Bandung menuju Situ Patenggang dan berkeliling di sekitar Ciwidey dengan jarak tempuh sekitar 60 km.

Saat awal, mungkin posisi jok terasa tinggi saat dikendarai. Tetapi setelah adaptasi sebentar, posisi ini justru nyaman untuk perjalanan jauh. Tetapi, karena desain tangkinya yang lebih melebar, memiliki konsekuensi pada kelincahannya yang sedikit berkurang untuk selap-selip.

Kenyamanan suspensi CB150R boleh dipuji, meski masih terbilang lebih keras ketimbang GSX-S150. Tapi lebih stabil menghadapi tikungan tajam khas pegunungan di kawasan Ciwidey. Hal ini boleh jadi karena selain suspensi yang agak keras, juga penggunaan ban yang lebih lebar. Di mana roda CB150R memakai kombinasi 100/80-17 dan belakang 130/70-17. Sedangkan GSX-S150 memakai ban 90/80-17 dan 130/70-17.

Dengan mesin 149,1 cc DOHC, CB150R terasa bertenaga dan responsif, baik diputaran mesin bawah hingga ke atas. Ini berkat karakter mesin yang 'almost square' dengan dimensi diameter x langkah 57,3 x 57,8 mm.

Sayangnya, panel spidometer full digital yang diusung oleh motor Rp 26,025 juta ini agak sulit dipantau karena ukurannya yang kecil. Selain itu, spidometer CB150R juga tanpa dilengkapi informasi posisi gigi dan shift light.

Untungnya, sisi fungsionalitas CB150R terbantu dengan hadirnya besi behel di belakang yang berguna untuk pengait barang, pegangan pembonceng hingga sekadar memindahkan posisi motor. (otorider.com)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Penjualan Motor Suzuki Tembus 16.000 Unit Sepanjang 2025

#5

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

Terbaru

Berita| 46 menit yang lalu

Motor Listrik Honda UC3 Sudah Terdaftar di PDKI, Siap Masuk Indonesia? Ini Kata AHM

PT Astra Motor Honda menghadirkan motor listrik Honda UC3 di IIMS 2026. Skuter elektrik futuristis ini punya lampu LED DRL memanjang, port charging depan, serta tiga mode berkendara

Berita| 1 jam yang lalu

Hadir di IIMS 2026, Pacific Bike Perkenalkan E-Moped dan E-Motor Generasi Terbaru

Kehadiran Pacific Bike di ajang berskala internasional ini sebagai wujud eksistensi sekaligus komitmen Pacific Bike kepada publik di tanah air.

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Indomobil eMotor Hadirkan Motor Listrik QT di IIMS 2026 dengan Peluncuran Motor Listrik

Indomobil eMotor menghadirkan motor listrik terbaru di IIMS 2026. Model anyar ini tampil modern, ramah lingkungan, dan siap meramaikan persaingan EV roda dua di Indonesia.

Berita| 1 jam yang lalu

Benelli Motor Indonesia Luncurkan Motor Cruiser dan Adventure di IIMS 2026

Tampil berbeda dalam satu waktu peluncuran, cruiser Benda LFC700 dan motor adventure Morbidelli T530X, diluncurkan dengan diskon Rp 10 juta.

Berita| 1 jam yang lalu

Scomadi Indonesia Luncurkan Line-up Terbaru di IIMS 2026

Perusahaan skuter bergaya British itu meluncurkan line-up terbaru dan Scomadi Limited Edition Collection.

Beranda Trending Motor Listrik