Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Komparasi Kawasaki W175 Cafe Vs Viar Vintech 200, Dua Motor Cafe Racer Modern

Dipublikasikan : Kamis, 17 Januari 2019 06:10
Penulis : Hafiz Raka Wibisono

Kali ini Otorider.com coba bandingkan kedua motor yang digadang-gadang sebagai motor dengan gaya cafe racer modern, yaitu Viar Vintech 200 dan Kawasaki W175 Cafe.

Dalam ranah motor kustom, cafe racer tentunya sudah tidak asing di telinga para bikers. Cafe racer merupakan sebuah aliran modifikasi motor yang trend pada era 70an dan pada awalnya mengambil konsep motor balap tempo dulu.

Ciri khas yang melekat pada motor bergaya cafe racer adalah penggunaan setang clip on (setang jepit) serta penggunaan buntut tawon yang terletak di bagian belakang motor.

Baca juga: Membandingkan Harga Kawasaki W175 Cafe Vs Pesaingnya Dari Honda, Manakah Lebih Murah

Kali ini Otorider.com coba bandingkan kedua motor yang digadang-gadang sebagai motor dengan gaya cafe racer modern saat ini, yaitu Viar Vintech 200 dan Kawasaki W175 Cafe.

TAMPILAN

Jika dilihat dari sisi desain, keduanya menawarkan bentuk motor yang hampir mirip. Bentuknya tegas khas motor klasik yang tidak memberikan tarikan garis tajam seperti motor modern, keduanya memiliki desain membulat dimulai pada sisi lampu hingga fender belakang.

Bedanya pada Vintech 200 memiliki desain yang lebih sporti khas cafe racer, terlihat pada penggunaan setang model jepit dan rangka yang dibuat condong ke atas jika ditarik garis dari sisi tangki. Berbeda dengan W175 Cafe yang masih menggunakan setang model motocrossbar (baplang) guna mempertahankan aura motor klasik yang kental.

Hal ini terlihat juga dari tarikan garis rangka yang dibuat lurus dari tangki, namun W175 Cafe tetap memadukan bentuk buntut tawon pada bagian jok.

FITUR

Sedangkan pada bagian fitur dan speedometer, keduanya masih dibekali fitur yang minim khas motor klasik. Keduanya masih dibekali lampu halogen pada lampu depan hingga lampu belakang maupun sein. Pada sisi instrumen speedometer Vintech 200, informasi yang dihadirkan cukup lengkap, yaitu adanya informasi petunjuk kecepatan, rpm, trip meter, informasi bahan bakar, indikator lampu sein, high beam, dan posisi gigi yang disajikan dengan format digital.

Sedangkan pada W175 Cafe, informasi yang dihadirkan yaitu penunjuk kecepatan, trip meter, indikator gigi netral, lampu high beam dan lampu sein. Untuk urusan fitur, Vintech 200 lebih lengkap dibanding W175 Cafe.

Baca juga: Ini Bocoran Motor Baru Zero Motorcycles, Keren Bro!

KAKI-KAKI

Untuk bagian kaki-kaki, keduanya masih dibekali dengan suspensi teleskopik pada bagian depan dan dua suspensi ganda pada bagian belakang. Keduanya Dibalut dengan pelek 17 inci jari-jari untuk mempertahankan kesan klasik pada kedua motor ini. Bedanya pada Vintech 200 menggunakan profil ban 90/90 pada bagian depan dan 120/80 pada belakang.

Sedangkan W175 Cafe menggunakan profil ban yang lebih kecil yaitu 80/100 pada bagian depan, 100/90 pada bagian belakang. Hal ini tentunya menjadi nilai tambah pada Vintech 200 karena dengan penggunaan profil ban tersebut, Vintech 200 terlihat lebih kokoh pada bagian kaki-kaki.

Untuk sisi pengereman, keduanya sudah dibekali rem cakram pada bagian depan dan tromol pada bagian belakang.

DIMENSI

Untuk dimensi keduanya memiliki dimensi yang mirip-mirip, Vintech 200  memiliki panjang 1.920 mm, lebar 770 mm, dan tinggi 1.080 mm. Adapun W175 Cafe memiliki dimensi panjang 1940 mm, lebar 765 mm, dan tinggi 1.045 mm. Bedanya pada sisi wheelbase (jarak antar roda) yang diungguli Vintech 200 dengan angka 1.290 mm.

Sedangkan untuk W175 Cafe 1.275 mm. Sementara untuk urusan berat, kedua motor memiliki kemiripan juga yaitu 120 kg pada Vintech 200 dan 125 kg pada W175 Cafe. Jika dilihat, kedua motor ini memiliki dimensi dan berat yang mirip sehingga berdampak tidak ada perbedaan pada sisi pengendalian.

PERFORMA

Untuk urusan perfoma, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan meskipun keduanya dibekali mesin SOHC 4-tak satu silinder. Pada Vintech 200 dibekali mesin 198,8 cc berpendingin udara, dipadukan dengan transmisi 5 percepatan manual. Nah, mesin ini mampu menghasilkan tenaga 18,1 dk dan torsi puncak 15 Nm.

Sedangkan untuk W175 Cafe dibekali mesin 177 cc berpendingin udara, juga dikawinkan dengan transmisi 5 percepatan manual, yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 12,8 dk dan torsi 13,2 Nm. Kalau melihat sistem pembakaran, kedua motor ini masih menggunakan sistem karburator.

Kesimpulan sektor performa, tentunya Vintech 200 kembali mengungguli W175 Cafe.

Baca juga: Honda Vario 150 Bisa Dibayar Dengan Setoran Awal Cuma Rp 1,8 Juta

Untuk harga Viar Vintech 200 yang merupakan buatan Indonesia ini dibanderol dengan harga Rp 22 Juta. Sedangkan untuk Kawasaki W175 Cafe dipatok dengan harga Rp. 32.6 Juta. Bagaimana menurut Anda?

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Penjualan Motor Suzuki Tembus 16.000 Unit Sepanjang 2025

#5

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

Terbaru

Berita| 9 menit yang lalu

Yamaha Pamer Produk Terbaru dan Livery Spesial di IIMS 2026

Rayakan HUT ke-70, Yamaha pamerkan NMAX Turbo & XMAX edisi khusus di IIMS 2026. Dapatkan promo potong tenor 5 bulan, hadiah jaket, hingga diskon oli 50% di sini!

Berita| 9 menit yang lalu

Italjet R200 Resmi Hadir di IIMS 2026, Skuter Matik Premium BerbanderolnRp 88 Juta

Italjet R200 resmi meluncur di IIMS 2026! Skuter premium Italia bermesin 189cc ini dibanderol Rp 88 juta. Cek spesifikasi rangka trellis dan fitur ABS Brembo di sini.

Berita| 4 jam yang lalu

Suzuki Cek Ombak Potensi ‘Moge’ Dual Purpose DR-Z4SM di Indonesia

Suzuki secara aktif mengumpulkan masukan pengunjung terkait minat pasar terhadap motor dual purpose 398 cc dari Suzuki Jepang, DR-Z4SM.

Berita| 5 jam yang lalu

Harley-Davidson Kembali ke IIMS 2026, Debutkan CVO Street Glide Blue Streak

Berlokasi di Hall C2, menandai kembalinya Harley-Davidson ke panggung pameran otomotif nasional dengan jajaran model terbaru.

Tips & Modifikasi| 6 jam yang lalu

Lampu Motor Mati Padahal Aki Masih Bagus? Ini Penyebab dan Solusinya

Lampu motor mati atau redup meski aki masih bagus bisa disebabkan kiprok rusak, spul lemah, kabel bermasalah, hingga bohlam usang.

Beranda Trending Motor Listrik