Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
Disclaimer Hubungi Kami Info Iklan Karir Peraturan Media Siber Redaksi Tentang Otorider Privacy Policy
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2024. Otorider.com. All rights reserved.

Alasan Motor Bebek Masih Cukup Laris di Thailand, Mengapa?

Selasa, 5 Maret 2024
Thio Pahlevi

Tak seperti di Indonesia, motor bebek ternyata masih cukup diminati oleh pengendara di Thailand.

OTORIDER - Motor bertransmisi otomatis alias matic kini mendominasi penjualan di pasar roda dua Indonesia. Populasinya pun cukup banyak dibandingkan motor bebek atau sport. Padahal, motor bebek sendiri sempat menjadi favorit masyarakat tanah air beberapa tahun lalu. Namun, kini mayoritas pengendara beralih ke motor matic.

Tak seperti di Indonesia, motor bebek ternyata masih cukup diminati oleh pengendara di Thailand. Hal tersebut pun diakui oleh Dr. Alaksh Phornprapha selaku Chairman, Thai Honda Co., Ltd saat ditemui di sela-sela kegiatan The 2nd Asia-Oceania Honda Safety Instructor Competition 2024 di Bangkok, Thailand.

"Ya, model Cub (masih menjadi favorit di sini). Kenapa? Karena sangat nyaman. Anda bisa memasang keranjang di depan, ketika kamu pulang dari mini market, bisa meletakkan barang di depan. Jadi, ini sangat populer, dan harganya tidak terlalu tinggi. Konsumsi bahan bakarnya juga sangat rendah, sekitar 50-60 kilometer untuk satu liter," kata Alaksh Phornprapha.

"Soal permintaan (110cc atau 125cc), saya rasa hampir sama, tapi mereka lebih suka yang 125 cc. Karena jauh lebih bertenaga. Namun, bukan untuk balapan. Tapi, ketika mereka berboncengan bersama keluarga. Jadi, mereka butuh yang 125 cc," ucap Alaksh Phornprapha. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.

Trending

#1

Berkaca Dari Hokky, Ini Potensi Bahayanya Melebar di Tikungan

#2

PPN Naik Menjadi 12%, Bagaimana Dampaknya pada Motor Listrik?

#3

Pengembangan Industri Baterai Lokal, Gandeng Institusi Akademik

#4

Stefan Bradl Turun di Final MotoGP 2024, Pakai Livery 2025?

#5

Dunia Balap Motor Berduka, Juara Nasional Hokky Krisdianto Meninggal Dunia

Terbaru

Berita | 36 menit yang lalu

Ini Deretan Motor yang Bisa Test Ride di GJAW 2024

Dengan keberagaman merek dan model yang hadir, GJAW 2024 memberikan banyak pilihan bagi pengunjung untuk memilih sepeda motor.

Berita | 1 jam yang lalu

GJAW 2024 Tawarkan Pengalaman Test Ride Motor Terbaru, Ini Caranya

Bagi Anda yang berencana hadir, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba langsung sepeda motor idaman di Gaikindo Jakarta Auto Week 2024.

Berita | 4 jam yang lalu

Apakah Harga Motor Bekas Terpengaruh dengan PPN Naik Menjadi 12 Persen?

Kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 2025 adalah tantangan sekaligus peluang, tergantung bagaimana pelaku pasar beradaptasi dengan perubahan kebijakan ini?

Berita | 5 jam yang lalu

Resmi Digelar, Segini Harga Tiket MUF GJAW 2024

Mandiri Utama Finance (MUF) GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 resmi terselenggara pada Jumat (22/11) hingga Minggu (1/12) di ICE BSD.

Komunitas | 7 jam yang lalu

Komunitas Komentari New Honda Scoopy 2024, Apa Katanya?

Acara ini turut dihadiri oleh komunitas Scoopy Modification Style Bali. Lantas, bagaimana komentar komunitas terkait kehadiran New Honda Scoopy 2024?

Beranda Trending Motor Listrik