Empat Fakta Honda CBR250RR, Ternyata Belum Ganti Tampang Dari 2016!
Honda CBR250RR hadir di Indonesia sejak tahun 2016 sebagai penerus CBR250R yang meluncur di tahun 2011 silam. Motor ini dikembangkan dengan DNA CBR.

OTORIDER - Honda CBR250RR hadir di Indonesia sejak tahun 2016 sebagai penerus CBR250R yang meluncur di tahun 2011 silam. Motor ini dikembangkan dengan tetap mengusung Total Control sebagai DNA CBR Series.
Sehingga secara keseluruhan, Honda CBR250RR mengalami ubahan meliputi desain berkarakter kecepatan, performa tinggi motor balap, dan fitur melimpah layaknya motor balap. Di sisi lain, ada empat fakta menarik dari motor sport fairing ini. Seperti apa?
1. Tampangnya Masih Bertahan Sejak 2016
Kesan sporty dan modern mungkin langsung terbersit begitu melihat sosok Honda CBR250RR. Padahal sejatinya, motor ini sudah beredar di Indonesia sejak pertengahan tahun 2016 dan belum ada ubahan tampilan hingga 2025 ini.
Terakhir kali, penyegaran dilakukan pada tahun 2022 lalu. Saat itu, AHM juga merilis versi SP dan SP-Quick Shifter dengan mesin yang lebih bertenaga.
2. Ada Perkembangan Model dan Harga Jual
Saat ini, Honda CBR250RR dijual dalam tiga varian dengan enam opsi warna, yakni Standar (Black Freedom dan Gunpowder Black Metallic), SP (Mystique Blue) dan SP-QS (Bravery Red Black, Honda Racing Red dan Honda Tricolor).
Sementara rentang harganya ada di Rp 66,335 juta hingga Rp 82,82 juta dengan status on the road Jakarta.
Padahal di awal kemunculannya, AHM hanya menyediakan dua pilihan model saja yakni STD (standar) dan ABS. Pada tipe STD akan dipasarkan dengan harga OTR(On The Road) Rp 62,9 juta dan ABS dipasarkan dengan harga OTR Rp 68,9 juta melalui pilihan warna Anchor Graymetallic dan Mat Gunpowder Black Metallic.
Sementara untuk warna Honda Racing Red tipe STD akan dipasarkan dengan harga Rp 63,5 juta dan tipe ABS Rp 69,5 juta. Harga tersebut juga berstatus on the road Jakarta.
3. Sudah Dibekali Fitur Canggih
Saat meluncur di tahun 2016, Honda CBR250RR sudah membawa banyak fitur canggih yang belum ada di pesaingnya terdahulu seperti Kawasaki Ninja 250R FI dan Yamaha R25.
Misalnya suspensi up side down Separated Function Fork - Big Piston (SFF-Big Piston) di depan. CBR250RR juga telah disematkan Throttle By Wire yang menghadirkan akselerasi halus dan stabil yang lebih presisi.
Untuk memaksimalkan fungsinya, Throttle By Wire dilengkapi riding mode selector sehingga pengendara dapat menikmati berkendara di berbagai kondisi jalan.
Kemudian ada fitur Assist/Slipper Clutch juga hadir pada varian New CBR250RR SP dan SP Quick Shifter. Slipper Clutch berfungsi untuk mengurangi resiko engine brake saat penurunan gigi secara ekstrim.
Pada varian New CBR250RR SP QS, ada fitur Quick Shifter untuk mengoptimalkan perpindahan gigi sehingga mengurangi kemungkinan motor kehilangan tenaga saat berakselerasi dan penggantian gigi tanpa menarik tuas kopling.
Terdapat 4 mode Quick Shifter yang dapat disesuaikan pada New CBR250RR, yaitu mode yang mengaktifkan Quick Shifter untuk menaikkan dan menurunkan gigi, untuk menaikkan gigi saja, untuk menurunkan gigi saja dan mode Quick Shifter off.
Fitur Anti-lock Brake System (ABS) melengkapi fitur keamanan CBR250RR SP dan SP-QS demi memberikan kenyamanan maksimal.
4. Motor Lokal Bermesin 2-Silinder Pertama
Seperti disebutkan di atas, Honda CBR250RR hadir di Indonesia sebagai pengganti CBR250R yang sebelumnya didatangkan dari Thailand. Tapi status Honda CBR250RR justru hadir sebagai produk lokal yang justru siap diekspor ke berbagai negara.
Hal ini disampaikan Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman pada saat peluncurannya di tahun 2016 silam. Dirinya mengatakan motor berforma tinggi menjadi impian para pecinta sepeda motor di Indonesia.
“Keahlian putra-putra bangsa di pabrik AHM Karawang menjadi penentu utama kualitas motor supersport CBR250RR yang telah diekspor ke mancanegara dan menjadi bagian kebanggaan negeri ini,” ujar Loman.
Soal mesin, CBR250RR varian SP dan SP Quick Shifter dibekali mesin 250cc 2-silinder DOHC 8-katup yang compact, sehingga mampu menghasilkan tenaga maksimal 42 PS di 13.000 rpm dan torsi maksimum hingga 25 Nm per 11.000 rpm. Sedangkan tenaga versi standarnya ada di angka 38,7 PS saja. (*)