Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Ketahui Konsumsi Baterai Motor Listrik Melalui MID

Dipublikasikan : Selasa, 4 Maret 2025 14:21
Penulis : Benny Averdi

Motor listrik mempunyai MID juga untuk mengetahui konsumsi penggunaan baterainya. Seperti pada Maka Cavalry yang kami coba beberapa waktu lalu.

MID Maka Cavalry (Foto :MAKA Motors)
MID Maka Cavalry (Foto :MAKA Motors)

OTORIDER - Multi Information Display (MID) pada setiap motor tentu tampilan dan kelengkapannya berbeda-beda, meski tujuannya sama, yaitu memberikan informasi tentang keadaan motor kepada penggunanya.

Salah satunya adalah informasi tentang konsumsi bahan bakar rata-rata, yang kalau pada motor listrik adalah kondisi Wh/km.

Pada Maka Cavalry yang kami gunakan pada acara Test Ride pada Rabu (26/2) terdapat keterangan mengenai konsumsi baterai rata-rata ketika digunakan.

"Itu adalah keterangan konsumsi penggunaan baterai sejak motor 'dihidupkan' dan dapat akan mengalkulasi saat sedang berjalan ," terang Arief Fadhillah, CTO MAKA Motors, saat berbincang di Edensor Cafe, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Seperti juga pada motor bensin, di mana konsumsi rata-rata bergantung pada pengendaranya, apakah ia berkendara secara agresif atau tidak.

Berkendara agresif seperti kerap membuka throttle besar lantas mengerem, atau sebaliknya, membuka throttle dengan sedikit-sedikit dan kerap meluncur saja, tentu beda hasilnya. 

Semakin agresif, akan membuat konsumsi listriknya pun meningkat.

Dengan sesekali berkendara agresif dan lebih banyak mengikuti perjalanan santai bersama rombongan, kami memperoleh rata-rata 29 Wh/km, dengan rute datar sejak dari Radio Dalam, Jakarta Selatan hingga menanjak, ketika sudah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saat perjalanan pulang, karena banyak menurun, fitur Hi Regen (regenerative braking diaktifkan), sehingga baterai terisi sendiri, konsumsinya pun lebih rendah, meski setelah di jalan rata, fitur tersebut pun dinon-atifkan, beralih ke Hi Torque agar tarikannya lebih mantap. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#2

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

#3

Masuk Segmen Entry-Level Premium, Triumph Lepas Speed 400 Rp 158,4 Juta

#4

Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, Mulai Rp 22,8 Jutaan

#5

Kekosongan BBM di SPBU Shell Jadi Sorotan, Kapan Segera Normal?

Terbaru

Berita| 3 menit yang lalu

KTM Resmi Hadirkan RC 990 R dan 1390 Super Adventure S Evo di IIMS 2026

Dua model yang diperkenalkan merupakan representasi dari performa ekstrem dan teknologi mutakhir KTM. Di mana ada tipe RC 990 R dan 1390 Super Adventure S Evo.

Sport| 53 menit yang lalu

Bimota Hadir Untuk Musim Keduanya di Ajang WorldSBK

Tim pabrikan yang berbasis di Rimini ini kembali dengan duo pembalap andalannya, Axel Bassani (bimota by Kawasaki Racing Team) dan rekan setimnya, Alex Lowes.

Berita| 2 jam yang lalu

Selisih Rp 20 Juta, Apa Beda Triumph Speed 400 vs Scrambler 400 X?

Dengan mesin sama, Triumph Speed 400 ditawarkan Rp 158,4 juta, sementara Scrambler 400 X dibanderol Rp 178,5 juta on thebroad DKI Jakarta. Lalu apa bedanya?

Berita| 3 jam yang lalu

Daftar Motor Test Ride IIMS 2026: Skutik, Moge, hingga Motor Listrik

IIMS 2026 menghadirkan area test ride dengan puluhan motor dari berbagai merek seperti Royal Enfield, BMW, Harley-Davidson, Vespa, Yamaha, hingga motor listrik.

Berita| 4 jam yang lalu

Mau Suzuki DR-Z4SM Masuk Indonesia? Ikuti Dulu Surveynya

Kehadiran DR-Z4SM di IIMS 2026 masih berstatus studi pasar. SIS secara terbuka menyatakan bahwa pemajangan motor ini bertujuan untuk mengumpulkan respons.

Beranda Trending Motor Listrik