Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Salah Pilih Bahan Bakar? Ini Dampak Penggunaan Oktan yang Tidak Sesuai

Dipublikasikan : Rabu, 26 Februari 2025 18:03

Menggunakan bahan bakar dengan RON yang tidak sesuai dalam jangka panjang bisa mengurangi efisiensi bahan bakar, menurunkan performa.

Pengisian BBM. (Foto : Otorider)
Pengisian BBM. (Foto : Otorider)

OTORIDER - Dalam dunia otomotif, pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi mesin sangat penting untuk menjaga performa dan keawetan mesin. Jika mesin tidak menggunakan RON (Research Octane Number) yang sesuai dalam jangka panjang, berbagai masalah.

"Penggunaan BBM harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin. Makin tinggi angka rasio kompresi, maka semakin tinggi pula nilai oktan yang dibutuhkan," kata Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ferry Nurul Fajar saat dihubungi Otorider, Rabu (26/2).

Berikut Penjelasan BBM yang Sesuai:

Bahan Bakar Oktan Rendah (88-90)

Mesin Kompresi Rendah (7-10):

Mesin Kompresi Tinggi (10-12):

Tabel pemilihan oktan yang pas untuk mesin kendaraan (Foto: Yamaha)

Bahan Bakar Oktan Tinggi (92-95)

Mesin Kompresi Rendah (7-10):

Mesin Kompresi Tinggi (10-12):

"Penggunaan BBM harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin. Makin tinggi angka rasio kompresi, maka semakin tinggi pula nilai oktan yang dibutuhkan,"  papar Ferry.

Oleh karena itu, pengguna kendaraan disarankan untuk selalu menggunakan bahan bakar yang direkomendasikan oleh pabrikan guna menjaga efisiensi dan daya tahan mesin. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Berita| 1 jam yang lalu

Bakal Hadir di IIMS 2026, Begini Uniknya Moge Benda LFC700

Salah satu model yang akan diboyong adalah Benda LFC 700, motor berkapasitas besar dengan tampilan bobber yang unik.

Motor Listrik| 3 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 6 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 7 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 9 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Beranda Trending Motor Listrik