Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Penjualan Motor Nasional 2025 Tembus 6,41 Juta Unit, AISI Proyeksikan Pasar Tetap Stabil di 2026

Dipublikasikan : Jumat, 9 Januari 2026 17:58
Penulis : Benny Averdi

Pertumbuhan pasar sepeda motor mencapai 1,3% dibandingkan periode Januari-Desember pada tahun sebelumnya, didukung hasil komoditi yang positif.

IMOS 2025 (Foto : Otorider/undefined)
IMOS 2025 (Foto : Otorider/undefined)

OTORIDER – Mengawali tahun 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyampaikan realisasi penjualan sepeda motor di pasar domestik sepanjang tahun 2025 yang ditutup dengan angka 6.412.769 unit.

Pencapaian ini tumbuh 1,3% dibandingkan dengan periode Januari-Desember tahun sebelumnya.

Pertumbuhan di tengah pelemahan daya beli di tahun lalu ini, menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi alat transportasi produktif paling efisien dan efektif yang dibutuhkan masyarakat. 

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menjelaskan kondisi pasar sepeda motor domestik yang relatif stabil pada tahun lalu tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan pelaku industri memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap alat transportasi yang efisien dan efektif untuk menunjang kegiatan sehari-hari mereka. 

Di awal tahun lalu, asosiasi memproyeksikan penjualan sepeda motor domestik akan berada di kisaran angka 6,4 juta unit hingga 6,7 juta unit, dan akhirnya tahun 2025 ini ditutup di angka 6.412.769 unit.  

”Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita. Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini,” ujar Sigit. 

Berdasarkan data AISI, segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7%. Sisanya 4,46% berasal dari jenis motor underbone, 3,51% tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1%. Sigit mengungkapkan dukungan industri pembiayaan juga memiliki peran penting terhadap stabilitas pasar sepeda motor tahun lalu. 

Dengan pendanaan yang relatif kuat dan sehat, masyarakat berkesempatan untuk mendapatkan kemudahan saat ingin membeli sepeda motor. Kontribusi pembelian secara kredit yang mencapai sekitar 65% menempatkan industri pembiayaan sebagai support system yang berperan penting dalam menjaga laju pertumbuhan permintaan pasar di tahun lalu.

”Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka. Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar,” ucap Sigit.

Secara geografis, pertumbuhan pemintaan di luar Pulau Jawa yang signifikan mampu menjadi kompensasi penurunan penjualan di Pulau Jawa. 

Hasil komoditi luar pulau yang positif menjadi penyeimbang pelemahan daya beli di Pulau Jawa yang tahun lalu beberapa industri kesulitan sehingga terpaksa merumahkan karyawan. Upaya membuat pasar agar tetap bergairah juga dilakukan para pelaku industri dengan menghadirkan produk-produk sepeda motor terbaru untuk konsumen. 

AISI juga menggelar acara pameran sepeda motor tahunan Indonesia Motorcycle Show (IMOS). Pameran yang digelar di ICE BSD mulai tanggal 24-28 September 2025 ini berhasil membukukan kenaikan, baik dari sisi pengunjung maupun transaksi.

Tercatat 103.789 pengunjung hadir dengan lebih dari 1.500 unit sepeda motor terjual dan nilai transaksi yang tercatat sebesar Rp 70 miliar. 

Selain stabilitas pasar domestik sepeda motor ini, sepanjang tahun lalu kinerja industri sepeda motor tanah air juga membukukan kenaikan penjualan di pasar ekspor. 

Sepanjang 12 bulan tahun 2025, tercatat anggota AISI mampu mengekspor 544.133 unit sepeda motor dalam kondisi utuh atau CBU (completely knocked down) dan 8.139.894 set unit dalam kondisi terurai atau CKD, dan Export Part sebanyak 138.455.487 pcs.

Prediksi Pasar 2026 

Memasuki tahun baru, AISI melihat pasar motor domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh dengan berbagai tantangan ekonomi yang harus dihadapi bangsa ini. 

Pemberlakuan opsen sebagai pajak tambahan yang diberlakukan di awal tahun oleh sejumlah pemerintah daerah, dikhawatirkan akan menjadi batu ujian pertama bagi pelaku industri di awal tahun. 

”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Sigit.

Sigit mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. 

Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini. 

Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik. 

”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit,” katanya. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Update Harga Honda BeAT Januari 2026, Mulai Rp18,9 Jutaan

#2

Pajak Kendaraan di Jawa Barat 2026 Naik atau Tetap? Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

#3

Adu Bagasi Yamaha Gear Ultima vs Honda New Vario, Sama-sama Mesin 125 cc

#4

Yamaha Aerox Januari 2026 Masih Stabil, Ini Daftar Harga Terbarunya

#5

Harga Motor Listrik Polytron Januari 2026, Fox-200 Mulai Rp11 Jutaan

Terbaru

Berita| 54 menit yang lalu

Cek dan Ganti Busi Motor di 2026, Ini Waktu Ideal agar Mesin Optimal

Cek dan ganti busi motor secara rutin di tahun 2026. Ketahui waktu ideal penggantian busi, tanda-tanda busi melemah, serta dampaknya terhadap performa dan keselamatan berkendara.

Motor Listrik| 4 jam yang lalu

Motlis Honda UC3 Meluncur di Thailand, Ini Tanggapan AHM

Honda UC3 diproduksi di Thailand oleh Thai Honda Co., Ltd. sejak Desember 2025 dan akan memasok kebutuhan pasar Thailand serta Vietnam. Mau masuk Indonesia?

Berita| 6 jam yang lalu

Cari Motor Honda Murah? Ini Promo Tahun Baru Honda Baru dari WMS

PT Wahana Makmur Sejati menghadirkan promo motor Honda awal tahun untuk wilayah Jakarta–Tangerang dengan potongan harga dan cicilan ringan.

Tips & Modifikasi| 8 jam yang lalu

Yamaha NMax ‘Kawaii’ Curi Perhatian Alex Rins di Sirkuit

Yamaha NMax itu dibalut kombinasi warna pink dan putih yang kontras. Warna pink tampak dominan dengan tambahan grafis lidah api di area bodi, memberikan kesan playful namun tetap sporty.

Motor Listrik| 1 hari yang lalu

Motor Listrik Honda UC3 Meluncur, Bisa Tempuh 122 Km Dijual Rp 70 Jutaan

Skuter listrik ini diposisikan setara motor bensin kelas 110 cc, sekaligus menjadi model pertama yang mengusung janji global baru Honda.

Beranda Trending Motor Listrik