Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Benarkah Motor Listrik Harus Menggunakan Ban Berbeda?

Dipublikasikan : Jumat, 30 April 2021 09:45
Penulis : Brian

Motor listrik memiliki karakter yang sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan motor bermesin bensin. Torsi instan tentunya jadi keunggulan dan pembeda performa pada sebuah motor listrik.

Motor listrik memiliki karakter yang sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan motor bermesin bensin. Torsi instan tentunya jadi keunggulan dan pembeda performa pada sebuah motor listrik. Dengan perbedaan karakter tersebut, mungkinkah penggunaan ban pada motor listrik turut berbeda?

Fachrul Rozi selaku Customer Engineering Support Michelin Indonesia menyebutkan pihaknya sejauh ini belum mengembangkan ban khusus motor listrik. Menurutnya saat ini, motor listrik masih tidak terlalu ramai baik di Indonesia maupun global. Meskipun diketahui Michelin telah membuat ban yang dikhususkan pada mobil listrik.

   Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Kunjungi Pabrik Motor Listrik Gesits

"Mungkin nanti akan mengarah ke sana setelah ada momentum yang pas. Karena motor listrik lebih ringan, jauh lebih ringan dibanding mobil listrik. Baterainya juga kecil, kayaknya menurut saya engga terlalu signifikan (perbedaan dengan motor bensin)," ujar Fachrul Rozi saat ditemui media di Jakarta, Rabu (28/4).

 

Hal yang berbeda diungkapkan oleh Fachrul Rozi saat menjelaskan mengenai ban mobil listrik. Menurutnya pada mobil listrik lebih membutuhkan ban khusus, karena terdapat beberapa faktor yang harus disesuaikan. Terutama dari segi berat, mobil listrik memiliki bobot yang lebih besar dari mobil konvensional.

   Baca Juga: Tips Melewati Banjir Pakai Motor Listrik, Berapa Batas Amannya?

"Mobil listrik bobotnya cenderung lebih berat, dengan adanya baterai dan komponen lain itu jadi lebih berat. Otomatis perlu ban yang load index-nya lebih tinggi dengan ukuran yang sama. Load index adalah yang menentukan kemampuan ban untuk mengangkut beban," pungkas Fachrul Rozi.

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 3 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 6 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik