VinFast Siap Hadirkan Motor Listrik di Indonesia, Andalkan Kekuatan Ekosistem
VinFast sendiri telah mengembangkan beragam model e-scooter sejak 2017, dengan total lebih dari 10 model yang dirilis hingga setelah 2023.
OTORIDER - Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast, memastikan akan membawa lini kendaraan roda dua listrik ke pasar Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi ekosistem mobilitasnya.
Hal ini disampaikan Deputy CEO of Sales & Network Development VinFast Indonesia, Davy Tuilan, saat ditemui di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Selasa (11/2).
Menurut Davy, kehadiran VinFast di Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi mengusung pendekatan ekosistem yang terintegrasi melalui beberapa lini bisnis di bawah induk perusahaan Vingroup.
“Kami masuk ke Indonesia dengan empat brand. Kami tidak melulu bicara soal 3S, tetapi memanfaatkan kekuatan ekosistem di VinGroup sebagai strategi masuk pasar,” ujarnya.
Dalam struktur bisnisnya, VinFast berperan sebagai produsen kendaraan listrik mulai dari mobil, motor, hingga bus.
Selain itu terdapat Xanh SM atau Green SM yang bergerak di layanan taksi listrik, V-Green sebagai penyedia infrastruktur stasiun pengisian daya, serta Green Future yang fokus pada bisnis rental dan mobil bekas.
Davy mengungkapkan bahwa infrastruktur pendukung sudah mulai dibangun di Indonesia. Beberapa titik charging station mobil telah beroperasi, bahkan stasiun penukaran baterai (battery swap) untuk motor listrik VinFast disebut sudah tersedia.
VinFast sendiri telah mengembangkan beragam model e-scooter sejak 2017, dengan total lebih dari 10 model yang dirilis hingga setelah 2023.
“Kami punya produk-produk yang akan masuk ke Indonesia. Fokus kami adalah ekosistem produk, di luar roda empat, termasuk roda dua dan bus,” tutup Davy.(*)