Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Tiada Lagi Factory dan Open Class, Inilah Regulasi MotoGP 2016

Dipublikasikan : Selasa, 15 Desember 2015 19:35

Dengan kewajiban penggunaan single ECU, maka semua referensi mengenai Factory dan Open Class sudah dihapus dari regulasi.

Rapat Komisi GP di Madrid, Spanyol sudah membuahkan hasil berupa regulasi balap dan teknik MotoGP 2016. Terpenting, dengan kewajiban penggunaan single ECU, maka semua referensi mengenai Factory dan Open Class sudah dihapus dari regulasi.

Perubahan lain pada regulasi adalah mengenai mesin, terletak perbedaan pada jumlah mesin yang dibekukan. Mekanisme 'engine freeze' melarang pengembangan mesin selama musim berlangsung. Namun sekarang spesifikasi mesin yang dibekukan bisa lebih banyak, terutama buat pabrikan yang baru saja kehilangan kelonggaran, yaitu Ducati.

Telah disetujui sebelumnya, pabrikan bisa melakukan homologasi terhadap tiga mesin dengan spesifikasi berbeda yang bisa dipakai oleh rider yang berbeda juga selama musim berlangsung. Nah, buat pabrikan yang sudah tidak mendapat kelonggaran, juga bisa melakukan homologasi terhadap mesin tambahan sesuai dengan jumlah tim satelit yang disuplai. Rumusnya demikian:

Satu tim Factory + 2 tim Satelit = 3 spesifikasi berbeda

Satu tim Factory + 3 tim Satelit = 4 spesifikasi berbeda

Satu tim Factory + 4 tim Satelit = 5 spesifikasi berbeda

Selain itu, regulasi penggunaan ban Michelin baru juga berubah seiring hasil tes pramusim yang menunjukkan gejala ban belakang lebih cepat habis. Jika sebelumnya rider punya alokasi ban slick sebanyak 21, tahun depan menjadi 22. Ban basah pun ditambah dari 5 menjadi 7 untuk masing-masing ban depan dan belakang. Sedangkan rider juga akan dapat pilihan 3 pasang ban intermediate. (otorider.com)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

#5

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

Terbaru

Sport| 43 menit yang lalu

Livery Tim Gresini Diluncurkan, Disponsori Snack Indonesia

Meluncur di hari terakhir Shakedown, Sabtu (31/1) tim BK8 Gresini Racing mengumumkan skuadnya yang akan bertarung di musim 2026.

Sport| 1 jam yang lalu

Tim LCR Honda Meluncur di 2026 Dengan Dua Livery Berbeda

Diogo Moreira dan Johann Zarco memamerkan motor LCR 2026 menjelang dimulainya pengujian di Sepang, tampil dengan livery berbeda terkait sponsor pada tunggangan.

Tips & Modifikasi| 2 jam yang lalu

Yamaha XMAX Futuristik Karya MWM Custom Siap Mejeng di IIMS 2026

Motor hasil racikan MWM Custom ini dibangun dengan inspirasi desain futuristis dari konsep motor listrik Yamaha Y/AI. Hasilnya pun unik!

Sport| 18 jam yang lalu

Digosipkan Pindah Ke Honda, Quartararo Tak Ingin Membahasnya

Fabio Quartararo saat berada di Sepang untuk melaukan uji pramusim, sangat dicari awak media, perihal kabar kepindahan ke Honda.

Tips & Modifikasi| 19 jam yang lalu

MWM Custom Pamer Motor Custom Luxury di IIMS 2026, Pakai Jok Gucci

Menurut Owner MWM Custom, M Wahab Abdullah, karya ini diciptakan sebagai objek personal yang merepresentasikan karakter pemiliknya.

Beranda Trending Motor Listrik