Quartararo Tak Puas Performa V4 Yamaha Dibandingkan Rival
Ia menyatakan bahwa performanya masih juah dibandingkan rival di MotoGP sebelum ia terpaksa meninggalkan tes Sepang, karena kecelakaan.
OTORIDER - Fabio Quartararo sudah dalam perjalanan pulang ke Eropa saat program tes Yamaha V4 dihentikan sementara pada hari kedua tes MotoGP Sepang karena masalah teknis.
Padahal, saat itu ia sudah menyelesaikan tiga hari di atas YZR-M1 V4 yang baru. Dua hari di Shakedown, plus satu hari di tes resmi, dengan cedera patah jari memaksanya pulang lebih awal.
Namun dengan waktu yang tidak banyak itu, pembalap asal Prancis itu sudah bisa menilai kemampuan mesin V4 yang digunakan Yamaha itu, ia menyatakan bahwa motor tersebut sangat jauh dari rival yang bertarung di MotoGP.
Dilansir Crash.net, Quartararo menutup hari pertama tes resmi di posisi kesembilan, 0,851 detik di belakang juara bertahan Marc Marquez. Pembalap Yamaha terbaik berikutnya adalah Jack Miller di posisi ke-14.
menutup hari pertama tes resmi di posisi kesembilan, 0,851 detik di belakang juara bertahan Marc Marquez. Pembalap Yamaha terbaik berikutnya adalah Jack Miller di posisi ke-14.
“Tentu saja, saya tidak bisa mengatakan saya percaya diri karena kita melihat betapa banyak kita menderita, kita melihat bahwa catatan waktu putaran kita tidak terlalu bagus,” kata Quartararo sebelum meninggalkan Sepang.
“Tetapi satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah melakukan yang terbaik, mencoba untuk berkendara semaksimal mungkin dan apa pun posisinya, mencoba untuk melakukan yang terbaik yang saya bisa,” tambahnya.
Quartararo boleh dibilang menghabiskan seluruh kariernya di MotoGP dengan Yamaha bermesin inline-4, meski ia menyatakan tidak perlu waktu yang banyak untuk beradaptasi dengan mesin V4.
“Ya, sepenuhnya beradaptasi dengan gaya V4. Saya langsung merasakan di mana saya perlu berubah, di mana saya perlu beradaptasi dengan cara yang berbeda. Tapi saya pikir V4 kami juga tidak sepenuhnya sama dengan yang lain,” katanya, sebelum menyebutkan daftar kekurangan teknis,” ungkapnya.
“Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemampuan menikung, traksi, elektronik, cengkeraman, dan tenaga. Jadi ada banyak hal yang perlu disesuaikan,” lanjutnya.
Meski ia menyatakan cepat beradaptasi, namun Ia pun mengakui belum banyak melakukan putaran dibandingkan pembalap lain yang menjadi rivalnya. “Karena saya belum banyak melakukan putaran,” tegasnya.
Meski begitu ia pun mengomentari para rivalnya. "Kita juga melihat betapa cepatnya mereka hanya di hari pertama. Maksud saya, hanya dalam satu hari, kita melihat catatan waktu putaran, dan itu sangat cepat,” jelasnya.
“Jadi kita tahu di mana kita berada, kita tahu bahwa kita sangat jauh, tetapi kita harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan,” tambahnya lagi.
Tampaknya di tahun ini, merupakan tahun terakhirya Quartararo bersama Yamaha, karena pada 2027 ia telah secara resmi berada di kubu Honda.
Namun, ia akan ke Buriram, Thailand untuk melakukan tes pada 21-22 Februari mendatang. (*)