Punya Duit Rp 2 Miliar Lebih, Mending Pilih Motor BMW M 1000 RR atau MV Agusta Superveloce 1000 Ago?
Keduanya sama-sama membawa DNA balap, namun mengekspresikannya lewat pendekatan desain, karakter mesin, dan teknologi berbeda.

OTORIDER - Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menghadirkan dua motor sport fairing kelas atas dengan harga fantastis di atas Rp 2 miliar OTR Jakarta, yakni BMW M 1000 RR dan MV Agusta Superveloce 1000 Ago.
Keduanya sama-sama membawa DNA balap, namun mengekspresikannya lewat pendekatan desain, karakter mesin, dan teknologi berbeda.
Desain: Aerodinamis vs Retro Eksotis
BMW M 1000 RR tampil agresif dengan pendekatan aerodinamika murni motorsport. Winglet karbon, fairing tajam, serta livery khas M Motorsport menegaskan fokusnya pada performa lintasan.

Sebaliknya, Superveloce 1000 Ago memadukan gaya retro-racer dengan sentuhan modern. Seluruh fairingnya berbahan serat karbon dan desainnya terinspirasi motor balap klasik MV Agusta, namun tetap futuristis.
Mesin: Sama-sama 1000 cc, Karakter Berbeda
Secara kapasitas, keduanya setara di kisaran 1.000 cc. BMW M 1000 RR memakai mesin 999 cc empat silinder yang menghasilkan sekitar 205 hp pada 13.000 rpm dan torsi 113 Nm di 11.100 rpm.
Sementara Superveloce 1000 Ago mengusung mesin 998 cc empat silinder dengan tenaga 208 hp pada 13.000 rpm dan torsi 116,5 Nm di 11.000 rpm.
Secara angka, MV sedikit unggul tenaga dan torsi, serta diklaim mampu melaju lebih dari 300 km/jam dan berakselerasi 0–100 km/jam dalam 3,1 detik.

Namun BMW menonjol lewat teknologi balap seperti sistem katup variabel ShiftCam dan rasio kompresi tinggi 14,5:1 yang mendukung karakter mesin agresif di putaran atas.
Fitur: Elektronik Balap Tingkat Tinggi
Keduanya dibekali paket elektronik lengkap. BMW M 1000 RR memiliki mode berkendara Pro, traction control dinamis, slide control, launch control, pit lane limiter, hingga ABS Pro dengan pengaturan khusus sirkuit.
Superveloce 1000 Ago tak kalah canggih dengan sistem MVICS 2.1, empat riding mode, traction control delapan level, wheelie control, quickshifter, serta suspensi elektronik Öhlins dan panel TFT 5,5 inci terintegrasi GPS serta aplikasi konektivitas.
Kesimpulan
BMW M 1000 RR adalah superbike balap yang diadaptasi ke jalan raya dengan fokus performa absolut. Sebaliknya, MV Agusta Superveloce 1000 Ago menawarkan performa setara namun dibalut eksklusivitas desain dan heritage balap klasik. Jika BMW adalah senjata sirkuit, MV adalah karya seni berperforma ekstrem. (*)
Punya Duit Rp 2 Miliar Lebih, Mending Pilih Motor BMW M 1000 RR atau MV Agusta Superveloce 1000 Ago?
Spesifikasi KTM 1390 Super Adventure S EVO di IIMS 2026
Italjet 459 Twin Resmi Dijual di Indonesia, Lebih Murah Dari BMW C 400 GT dan Yamaha TMAX 









