Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Mau Modifikasi Jok Motor? Perhatikan Dulu 3 Hal Ini!

Dipublikasikan : Minggu, 11 Oktober 2020 09:00
Penulis : Thio Pahlevi

Akan tetapi, sebelum melakukan modifikasi pada jok motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apa saja?

Modifikasi menjadi salah satu cara agar motor kesayangan tampil berbeda dengan motor pada umumnya sekaligus sebagai personalisasi diri. Beragam modifikasi seringkali dilakukan oleh pemilik motor, salah satunya melakukan ubahan pada bagian jok motor.

Akan tetapi, sebelum melakukan modifikasi pada jok motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ini diperlukan agar modifikasi yang dilakukan benar, tak mengurangi kenyamanan  dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

"Jika ingin memodifikasi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pengguna sepeda motor. Terdapat beberapa poin yang akan berubah saat kita mengganti jok standar dengan model lain atau peranti modifikasi," ujar Johannes Lucky, Safety Riding Dept. Head PT Astra Honda Motor (AHM).

Tebal-Tipis Jok

Secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku, karena beda desain motor akan berbeda pula model dan ketebalan jok. Hal ini karena tebal atau tipisnya jok akan sangat memengaruhi posisi berkendara dan kenyamanan saat motor dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan dengan aspek kenyaman dan keselamatan.

Tekstur atau Bahan

Tekstur lapisan jok wajib lentur dengan bahan dasar tidak licin saat diduduki oleh pengendara. Lapisan jok yang tidak lentur akan mudah sobek dan merusak bagian jok lainnya, seperti busa.

Jok yang licin juga akan berdampak pada kenyamanan dan keselamatan. Bisa dirasakan pada saat pengereman, jok yang licin menyebabkan pengendara mudah bergerak ke depan, sehingga proses pengereman menjadi tidak maksimal karena posisi duduk pengendara sudah tidak ideal untuk melakukan pengereman.

"Kalau lapisan jok sudah sobek, air akan mudah masuk melalui lapisan tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu yang lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara," jelas Lucky.

Ergonomi

Ketika Anda memodifikasi jok motor, secara ergonomi tentu akan mengalami perubahan. Misalnya, saat Anda melakukan penipisan pada busa jok, maka posisi berkendara akan berubah di bagian lutut, siku, dan pandangan.

Begitu pun sebaliknya, saat Anda menebalkan atau meninggikan jok, posisi pinggul Anda akan lebih naik dibandingkan dengan penggunaan jok standar. "Perubahan tersebut akan menyebabkan pengendara tidak nyaman dan mudah lelah saat berkendara, serta dapat berdampak negatif pada kestabilan dan kenyamanan berkendara," katanya.

Pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Tidak disarankan memodifikasi jok bagian belakang dibuat lebih tinggi dari jok bagian depan. Hal ini menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Berita| 1 jam yang lalu

QJMOTOR Siap Luncurkan Dua Motor 250 cc Terbaru di IIMS 2026

Dalam keikutsertaannya di IIMS 2026, QJMOTOR dijadwalkan meluncurkan dua produk terbaru di kelas 250 cc. Menariknya, dua modelnya akan beda genre.

Berita| 2 jam yang lalu

Dijual Mulai Rp 24,7 Juta, Segini Cicilan Honda Vario 125 di Bandung

Asyiknya, ada potongan hingga Rp 3,7 juta dengan memanfaatkan promo tenor pendek selama masa promosi di sana.

Motor Listrik| 3 jam yang lalu

Perang Motor Listrik Baru di IIMS 2026, Ada Apa Saja?

Sejumlah merek motor listrik tengah bersiap menghadirkan produk baru mereka di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Sport| 4 jam yang lalu

HRC Castrol Luncurkan Tim MotoGP 2026 Corak Sama: Tricolor

Peluncuran tim HRC Castrol merupakan yang terakhir bagi tim balap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini mengambil peran pada peluncuran di Sepang itu.

Sport| 13 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Beranda Trending Motor Listrik