Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Mau Upgrade Ban Motor? Simak Dulu Beberapa Hal Ini!

Dipublikasikan : Senin, 19 Oktober 2020 11:00
Penulis : Thio Pahlevi

Modifikasi ringan pada motor salah satunya bisa dilakukan dengan mengubah sektor kaki-kaki, khususnya ban. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan upgrade ban motor?

Modifikasi ringan pada motor salah satunya bisa dilakukan dengan mengubah sektor kaki-kaki, khususnya ban. Ubahan pada ban tentunya bisa memberikan kesan tampilan yang berbeda.

Namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin melakukan ubahan pada ban. Kesalahan pemilihan ukuran ban tentunya akan mengakibatkan perubahan karakter berkendara pada motor.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan upgrade ban motor? Jimmy Handoyo selaku FDR Technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) pun memberikan penjelasannya.

   Baca Juga: GALERI: Skutik Bertampang Unik, Yamaha Vinoora

"Untuk memodifikasi ban motor rekomendasinya adalah naik satu tingkat atau turun satu tingkat dari ukuran standarnya. Ini dilihat dari tingkat kenyamanan pemakaian harian dan size pelek bawaan motor," ujar Jimmy pada OtoRider.

Jimmy menambahkan, ubahan yang dilakukan oleh modifikator umumnya tak memiliki batasan ukuran. "Tapi untuk para modifikator tidak ada batasan maksimalnya, selama peleknya disesuaikan dengan motor dan bannya," jelasnya.

 

Pemilihan kompon juga perlu diperhatikan ketika Anda ingin melakukan upgrade ban motor kesayangan. Untuk berkendara harian, lanjut Jimmy, sebaiknya menggunakan ban dengan kompon regular.

Hal ini dikarenakan telah diuji optimal untuk penggunaan harian, baik dari segi safety dan ekonomis. "Apabila konsumen ingin ban yang lebih nge-grip bisa menggunakan kompon racing, namun harganya lebih mahal," ucapnya.

Tak hanya itu, pemilihan tipe konstruksi ban juga perlu diperhatikan. Umumnya, ban memiliki tipe radial dan bias. Lantas, apa yang membedakannya?

   Baca Juga: Tes Akselerasi Vespa S 125 i-get 2020, Seberapa Cepat?

Jimmy menjelaskan, pada ban radial lapisan kawat tersebar di seputar poros ban. Permukaan puncak terluar tersusun dari beberapa lapisan yang membentuk struktur ban. Hal ini menjadikan permukaan puncak terluar dan sisi ban memiliki sifat yang berbeda. Ban radial ini misalnya seperti pada produk FDR Blaze RS.

Sementara, pada ban bias kerangkanya terdiri dari beberapa lapisan kawat yang disusun secara menyilang dengan sudut diagonal terhadap garis tengah lingkaran ban. Struktur antara permukaan puncak terluar dan sisi ban memiliki sifat mekanis yang seragam.

Selain itu, untuk motor yang digunakan di jalanan tidak rata, dianjurkan untuk menggunakan ban model dual purpose. Salah satu contoh ban tersebut adalah FDR Cossa Pro.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 1 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 5 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Komunitas| 8 jam yang lalu

Musyawarah Besar AHJ 2026 Digelar, Komunitas Motor Honda Jakarta Pilih Ketua Baru

Musyawarah Besar AHJ 2026 digelar di Jakarta sebagai forum tertinggi komunitas motor Honda. Agenda mencakup revisi AD/ART, laporan pengurus, dan pemilihan Ketua Presidium baru.

Berita| 9 jam yang lalu

Februari Penuh Promo, Vespa Tawarkan Diskon hingga Rp 12 Juta dan Bonus Helmet Resmi

Piaggio Indonesia menghadirkan program “You Know You Want It” dengan promo skuter premium hingga Rp 12 juta untuk Piaggio, Vespa, dan Aprilia

Berita| 10 jam yang lalu

Berita Populer: Jalan Berlubang, Pajak CRF250 Rally hingga Harga BBM Turun

5 berita otomotif terpopuler Otorider.com 26 Januari–1 Februari 2026, mulai dari kecelakaan jalan berlubang, pajak Honda CRF250 Rally, harga BBM Pertamina turun

Beranda Trending Motor Listrik