Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Bukan Sekedar Gaya, Alasan Helm Off-Road Punya Desain Berbeda

Dipublikasikan : Minggu, 3 Oktober 2021 09:00
Penulis : Brian

Setiap bentuk helm memiliki peruntukkannya masing-masing sesuai dengan penggunaannya. Helm off-road punya desain berbeda bahkan dibuat tanpa kaca yang menempel di helm, lantas apa alasannya?

Setiap bentuk helm memiliki peruntukkannya masing-masing sesuai dengan penggunaannya. Salah satu bentuk helm yang paling berbeda adalah helm off-road. Helm off-road punya desain berbeda bahkan dibuat tanpa kaca yang menempel di helm, lantas apa alasan bentuknya berbeda?

Johannes Lucky selaku Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) menjelaskan setiap bentuknya memiliki desain yang berbeda. Mulai dari moncongnya yang memiliki desain pelindung rahang yang lebih panjang. Lucky sapaan akrabnya mengatakan desain tersebut agar membuat pengendara off-road memiliki sirkulasi nafas yang lebih memadai.

   Baca Juga: Bukan Cuma Wanita, Pria Juga Sering Sein Kiri Tapi Belok Kanan

"Riding gear untuk off-road memang berbeda, sepatu saja dibuat lebih kaku agar kaki tidak mudah cedera. Begitu juga pada helm, dia punya desain yang lebih moncong supaya sirkulasi pernapasan pengendaranya lebih leluasa," ujar Lucky saat ditemui awak media beberapa waktu lalu di Cikarang, Jawa Barat.

Kemudian di bagian atas sebuah helm off-road, dibuat topi yang cukup panjang. Lucky menyebutkan topi tersebut dibuat agar dapat melindungi pengendara dari kerikil atau bebatuan yang melayang. Sehingga pengendara dapat terlindungi dan pengelihatan juga tidak terganggu.

   Baca Juga: Cara Mengecek Oli Transmisi Motor Matik, Cukup Pakai Obeng!

"Nah topinya itu untuk menghindari kalau ada batu atau pasir yang terbang saat melintasi jalan off-road. Kan kalau motor off-road itu cipratannya bisa kemana-mana. Nah dengan adanya topi tersebut bisa menahan adanya cipratan agar tidak terkena mata," pungkasnya.

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Berita| 1 jam yang lalu

Yamaha WR155 R 2026 Bukan Cuma Ganti Warna Bodi Saja!

Desain bodi anyar tersebut menampilkan siluet yang lebih rapat dan padat dibanding generasi sebelumnya. Seperti apa bedanya?

Berita| 3 jam yang lalu

Dari Riding hingga Hangout, Dealer Equipment Collection Hadirkan Fashion Ikonik Vespa

Piaggio Indonesia meluncurkan Dealer Equipment Collection, apparel resmi Vespa bergaya urban modern untuk riding, kerja, hingga hangout.

Berita| 4 jam yang lalu

Honda Care Jadi Solusi Darurat Konsumen Motor Honda di Jakarta–Tangerang

Honda Care menjadi solusi layanan darurat sepeda motor Honda di Jakarta–Tangerang. Sepanjang 2025, hampir 4.000 unit motor Honda terbantu layanan purna jual dari PT Wahana Makmur Sejati.

Berita| 5 jam yang lalu

Yamaha Segarkan WR155 R dengan Bodi dan Grafis Anyar, Harga Rp 40 Jutaan

Sebagai The Real Adventure Partner, WR155 R 2026 hadir dengan grafis baru pada dua varian warna. Pada varian Blue, terdapat aksen garis putih tebal.

Berita| 6 jam yang lalu

Ini Motor Honda yang Paling Banyak Dibeli Warga Jakarta dan Tangerang

Honda Beat menjadi motor paling laris di Jakarta dan Tangerang sepanjang 2025 dengan kontribusi lebih dari 40 persen penjualan Honda, disusul Scoopy dan Vario 125.

Beranda Trending Motor Listrik