Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Efek Negatif Biarkan Kampas Rem Tromol Habis, Bisa Ganti Pelek

Dipublikasikan : Rabu, 2 November 2022 08:00
Penulis : Ruslan Abdul Gani

Jenis rem pada motor ada hidrolis atau yang biasa disebut cakram dan sistem tromol.

Rem memiliki fungsi penting sebagai penunjang keamanan saat mengendarai sepeda motor. Jenis rem pada motor ada hidrolis atau yang biasa disebut cakram dan sistem tromol. Umumnya rem jenis tromol masih banyak diaplikasikan untuk roda bagian belakang. 

Terkadang ada pemilik motor yang sengaja membiarkan kampas rem tromol belakangnya dalam kondisi habis, karena berpikiran masih ada rem depan. Lantas, apa efek dari membiarkan kampas rem tromol habis?

   Baca Juga: Bolehkah Motor yang Sudah Bore Up Mesin Pakai Knalpot Standar?

"Memang banyak saya temui kondisi kampas rem tromol sampai benar-benar tipis, parahnya ada yang hampir tinggal sepatunya saja," ujar Ujang, Pemilik Bengkel Ardi Motor kepada Otorider di Kalisari, Jakarta Timur. 

Jika membiarkan kondisi kampas rem tromol tipis, bisa merusak pelek, khususnya yang tipe racing. "Kinerja rem tromol kan bergesekan dengan permukaan besi yang ada di dalam pelek, jadi kalau dibiarkan secara perlahan permukaan dalam pelek bisa terkikis dan menjadi tipis juga," ucap Ujang.

Kalau kondisi permukaan dalam pelek sudah menipis tentunya nanti akan menganggu kinerja pengereman. "Soalnya permukaan pelek jika sudah tipis, meski habis ganti kampas rem baru, percuma jadi tidak bisa pakem lagi. Hal itu disebabkan karena jarak antara kampas dan permukaan pelek terlalu renggang," jelasnya.

   Baca Juga: Tak Zaman Lagi Pakai Semir, Ganti dengan Diton Dashboard Coating

Lebih lanjut, Ujang menjelaskan jika sudah mengalami hal tersebut solusinya harus ganti dengan pelek yang baru. "Posisi permukaan gesekan kampas rem memang menempel dengan pelek. Jadi, tidak ada solusi lain selain ganti baru," terangnya.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 3 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 6 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik