Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Dipublikasikan : Senin, 19 Januari 2026 16:04
Penulis : Benny Averdi

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya
masa transisi jagoan lawas akan melejit (Foto :crash.net)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER – Desain mesin sebagian besar pabrikan dibekukan dan fokus pada pengembangan mesin baru berkapasitas 850cc di tahun 2027, menyebabkan banyak yang menyebut tahun ini  adalah masa transisi, termasuk Juara Dunia Sembilan kali MotoGP, Valentino Rossi.

Tetapi ia yakin bahwa ‘tiap musim memiliki kisah tersendiri’ di mana menurutnya Juara Dunia dua kali, Francesco Bagnaia dan Juara Dunia 2024, Jorge Martin bisa kembali pada performa terbaiknya.

Kedua pembalap tersebut, mengalami masa terburuknya pada musim balap 2025 lalu, meski masing-masing dengan alasan yang berbeda.

Bagnaia kesulitan beradaptasi dengan Ducati GP25 terbaru, membuatnya tertinggal dari Marquez bersaudara, dan kemudian juga kalah dari Marco Bezzecchi dari Aprilia dan Pedro Acosta dari KTM di klasemen kejuaraan dunia, seperti dilansir Crash.Net. 

Sementara itu, Martin hanya memulai delapan balapan selama musim pertama yang penuh cedera bersama Aprilia.

“Dari sudut pandang teknis, tidak banyak yang berubah. Ini adalah musim transisi; semua pabrikan sudah melihat ke depan ke tahun 2027 dan sudah mengerjakan motor baru,” kata Rossi kepada Sky Italia.

“Motor-motornya sangat mirip dengan tahun lalu, tetapi setiap musim memiliki ceritanya sendiri. Tahun lalu, ada beberapa pembalap yang tampil di bawah potensi mereka: terutama Pecco, tetapi juga Martin, misalnya.

“Kami berharap mereka semua berada dalam kondisi terbaik dan Franco serta Diggia juga dapat melangkah maju dan menjadi lebih kuat. Kemudian kita akan lihat,” tambahnya.

Begitu juga para pembalap Rossi di VR46, Franco Morbidelli dan Fabio di Giannantonio yang akan berupaya untuk lebih konsisten agar tidak sepi kemenangan seperti tahun lalu.

"Levelnya sangat tinggi dan yang terpenting, di MotoGP semua orang kuat dan semua motornya kuat," kata Rossi pada peluncuran tim VR46 hari Rabu.

"Masalahnya adalah di satu trek motornya bagus, performanya baik dan bisa bersaing memperebutkan podium. Kemudian minggu berikutnya semuanya sama tetapi tidak ada yang berhasil lagi dan kita harus mencoba untuk mengembalikan performa di akhir pekan. Karena semua orang sangat cepat dan sangat dekat, hanya butuh sesaat untuk beralih dari bersaing memperebutkan podium ke finis di urutan kesepuluh. Itulah kuncinya,” tambahnya.

"Kita juga harus berkembang sebagai tim dan mencoba untuk selalu siap tampil cepat di berbagai trek," ungkapnya lagi.

 Apalagi, di tahun lalu, Di Giannantonio dan Morbidelli berada tepat di belakang Bagnaia untuk posisi keenam dan ketujuh di klasemen pembalap.

Prediksi itu pun akan dimulai sejak Tes pramusim 2026 akan dimulai di Sepang, Malaysia pada 3 Februari. 

Namun lelaki kelahiran Urbino, Italia itu tak mengutarakan prediksinya terhadap pendatang baru di MotoGP, yaitu Toprak Ratzgatlioglu, mungkin karena menganggap rider asal Turki tersebut baru debut di tahun ini.(*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.