Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar CBR250RR STD dan SP

Dipublikasikan : Rabu, 28 Oktober 2020 10:00
Penulis : Brian

Honda CBR250RR SP Quick Shifter telah diluncurkan untuk pasar Indonesia pada beberapa waktu lalu. Meskipun hadir dengan varian dan mesin baru, pabrikan sayap merah itu masih memasarkan versi lama.

Honda CBR250RR SP Quick Shifter telah diluncurkan untuk pasar Indonesia pada beberapa waktu lalu. Meskipun kini hadir dengan varian dan mesin baru, pabrikan sayap merah itu masih memasarkan versi lamanya dalam varian STD. Lantas kira-kira bagaimana perbandingan konsumsinya antara varian SP dan STD.

OtoRider sudah pernah melakukan pengetesan atas kedua motor tersebut. Hasilnya dengan perhitungan full-to-full, Honda CBR250RR SP Quick Shifter tercatat membutuhkan konsumsi bahan bakar 30,9 km/liter. Sementara versi mesin lamanya yang kini ada di varian STD membutuhkan konsumsi bahann bakar 32 km/liter.

   Baca Juga: Yamaha Berikan Alasan Kenapa Harus Pilih Skutik 125 cc

Seperti biasanya, pengetesan kedua motor tersebut menggunakan bahan bakar dengan octane number 92. Bensin jenis tersebut memang sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Gaya berkendara pun menggunakan metode econo ride, artinya kecepatan tidak melebihi 70 km/jam dan putaran mesin di bawah 7.000 rpm.

 

Sebagai tambahan informasi, Honda CBR250RR SP Quick Shifter memiliki perubahan di bagian mesin yang membuat kompresinya meningkat menjadi 12,1:1. Mesin baru tersebut membuatnya memiliki tenaga maksimal sebesar 41 PS di 13.000 rpm dan torsi 25 Nm di 11.000 rpm. Versi terbarunya juga telah dibekali fitur seperti Assist Slipper Clutch.

   Baca Juga: Keeway V250 FI Dipastikan Meluncur Jelang Akhir Pekan Ini!

Sedangkan versi sebelumnya yang terdapat di varian Honda CBR250RR STD mempertahankan mesin lamanya yakni 250 cc, 2-silinder segaris, DOHC. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 38,7 PS di 12.500 rpm dan torsi maksimum hingga 23,3 Nm di 11.000 rpm. Pada versi ini, kompresinya masih berada di angka 11,5:1.

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

#5

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

Terbaru

Sport| 32 menit yang lalu

Tim LCR Honda Meluncur di 2026 Dengan Dua Livery Berbeda

Diogo Moreira dan Johann Zarco memamerkan motor LCR 2026 menjelang dimulainya pengujian di Sepang, tampil dengan livery berbeda terkait sponsor pada tunggangan.

Tips & Modifikasi| 1 jam yang lalu

Yamaha XMAX Futuristik Karya MWM Custom Siap Mejeng di IIMS 2026

Motor hasil racikan MWM Custom ini dibangun dengan inspirasi desain futuristis dari konsep motor listrik Yamaha Y/AI. Hasilnya pun unik!

Sport| 17 jam yang lalu

Digosipkan Pindah Ke Honda, Quartararo Tak Ingin Membahasnya

Fabio Quartararo saat berada di Sepang untuk melaukan uji pramusim, sangat dicari awak media, perihal kabar kepindahan ke Honda.

Tips & Modifikasi| 18 jam yang lalu

MWM Custom Pamer Motor Custom Luxury di IIMS 2026, Pakai Jok Gucci

Menurut Owner MWM Custom, M Wahab Abdullah, karya ini diciptakan sebagai objek personal yang merepresentasikan karakter pemiliknya.

Sport| 19 jam yang lalu

Ducati Curiga Aturan 2027 Untuk Cegah Dominasinya

Claudio Domenicali, CEO Ducati, berpendapat peraturan MotoGP 2027 bertujuan menyederhanakan segala hal, guna mencegah dominasi dari merek Italia tersebut.

Beranda Trending Motor Listrik