Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

DAM Pastikan Jaringan Bengkelnya Sanggup Merawat Motor Listrik Honda

Dipublikasikan : Jumat, 2 Februari 2024 10:00
Penulis : Benny Averdi

Setiap Bengkel Resmi Berlambang 'e:' , menandakan bisa merawat motor listrik Honda.

Peluncuran regional motor listrik Honda EM1 e: oleh main dealer DAM.
Peluncuran regional motor listrik Honda EM1 e: oleh main dealer DAM.

OTORIDER - Motor listrik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus diperkenalkan PT Astra Honda Motor (AHM) pada Agustus tahun lalu di ajang GIIAS 2023. Meski tergolong baru, PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer Honda untuk wilayah Jawa Barat menyatakan sudah menguasai teknologi yang ada pada motor listrik tersebut.

"Di Jawa Barat, sudah terdapat 177 dealer dan bengkel resmi yang bisa menangani Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus," terang Lerri Gunawan, Chief Operating Officer DAM saat dijumpai di Cimahi, Jawa Barat. 

Menurutnya, para teknisi sudah terlebih dulu mendapatkan pelatihan untuk perawatan Honda EM1 e: itu. Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Fenny Hasibuan sebagai General Manager Honda Customer Care Center. "Konsumen tidak perlu ragu dan silakan datang ke AHASS untuk perawatan kendaraannya," jelas Fenny.

Dengan begitu, pemilik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus diharapkan bisa secara rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan di bengkel resmi Honda.

"Kami juga menyediakan fasilitas off board charging di setiap jaringan DAM," kata Lerri. Sehingga, konsumen yang sedang melakukan perawatan atau pemeliharaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, agar baterai yang digunakan pada kendaraannya tetap terisi.

"Karena, agar baterai awet sebaiknya charge sebelum mencapai di bawah 30 persen," jelas Denny Budiman, General Manager Technical Service DAM. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Sport| 21 menit yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Berita| 51 menit yang lalu

Tahun 2026 Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu ke Samsat, Cukup Pakai Aplikasi SIGNAL

Tahun 2026 bayar pajak kendaraan tak perlu antre di Samsat. Kini cukup gunakan aplikasi SIGNAL untuk pembayaran pajak tahunan motor dan mobil secara online.

Berita| 1 jam yang lalu

Digosipkan Tesla Akan Buat Motor, Apa Kata Elon Musk?

Pernyataan Elon Musk itu lantas menampik segala rumor soal Tesla akan membuat kendaraan roda dua, dengan alasan pribadi yang cukup kuat.

Berita| 13 jam yang lalu

Selain Indonesia, Triumph Perkuat Jaringan Penjualannya di Asia

Diawali dengan perjanjian kerja sama dengan Nusantara Group, Triumph akan memperluas jaringan pemasarannya di Asia.

Berita| 17 jam yang lalu

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

Harga Yamaha Nmax Turbo Februari 2026 terbaru mulai Rp 33 jutaan hingga Rp 46 jutaan. Simak daftar lengkap varian Neo, Turbo, Tech Max, Ultimate, dan Special Livery.

Beranda Trending Motor Listrik