Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

TVS XL100 vs WMOTO Porter 125, Motor Kargo Praktis Lawan Bebek Adventure

Dipublikasikan : Senin, 25 Agustus 2025 11:05
Penulis : Ilham Pratama

Meski tidak berhadapan secara langsung, tapi TVS XL100 dan WMOTO Porter 125 punya segmen yang saling beririsan, yakni sebagai motor serbaguna.

TVS XL100 VS WMoto Porter 125 (Foto : Otorider/undefined)
TVS XL100 VS WMoto Porter 125 (Foto : Otorider/undefined)

OTORIDER - Meski tidak berhadapan secara langsung, tapi TVS XL100 dan WMOTO Porter 125 punya segmen yang saling beririsan, yakni sebagai motor serbaguna.

TVS XL100, motor matik kargo yang dikenal praktis dan efisien, mendapat penyegaran grafis warna baru pada 2025. Sementara itu, WMOTO Porter 125 hadir sebagai motor bebek bergaya trail dengan konsep adventure.

Meski keduanya menyasar pasar berbeda, keduanya sama-sama menawarkan keunggulan fungsional. Berikut perbandingan keduanya dari empat parameter utama, yakni dimensi, mesin, fitur, dan harga.

Dimensi

TVS XL100 mengusung tubuh ringkas dengan ukuran 1.870 x 670 x 1.060 mm dan bobot hanya 89 kg. Motor ini sanggup membawa beban hingga 130 kg, menjadikannya praktis untuk kebutuhan angkut barang. Ban berukuran 2.50-R16 memberi stabilitas meski membawa muatan penuh.

TVS XL100 (Foto: Thio Pahlevi)

Sebaliknya, WMOTO Porter 125 tampil lebih bongsor dengan dimensi 1.915 x 775 x 1.030 mm dan bobot 102 kg dan daya angkut hingga 150 kg. Wheelbase 1.245 mm serta ground clearance 140 mm membuatnya lebih siap melintasi jalur semi-off-road. Tinggi joknya 765 mm, dipadukan ban 80/90-17 di kedua roda dengan pelek jari-jari.

Mesin

TVS XL100 ditenagai mesin 99,7 cc 1 silinder, 4 langkah, berpendingin udara dengan teknologi injeksi ETFi.

Mesin ini menghasilkan tenaga 4,4 PS di 6.000 rpm dan torsi 6,5 Nm per 3.500 rpm. Transmisi otomatis menjadikannya sangat mudah dioperasikan, bahkan untuk pengguna pemula.

Mesin WMoto Porter (Foto : Otorider/Ilham Pratama)

WMOTO Porter 125 lebih bertenaga dengan mesin SOHC 1 silinder 120 cc berpendingin udara, menghasilkan 8,7 hp di 7.500 rpm dan torsi 9 Nm per 5.500 rpm.

Motor ini menggunakan transmisi 4-percepatan semi otomatis, memberikan pengalaman berkendara lebih mirip motor bebek konvensional namun tetap praktis.

Fitur

TVS XL100 menonjolkan fitur utilitas khas motor kargo. Dek rata underbone memudahkan pembawaan barang, jok belakang bisa dilepas untuk menambah kapasitas, dan tersedia charger HP.

Ada pula indikator bensin cadangan otomatis, engine cut off switch, serta Synchronized Braking Technology (SBT) untuk distribusi pengereman yang seimbang meski masih menggunakan tromol. Sistem i-TouchStart dengan ISG membuat mesin lebih halus saat dinyalakan.

Panel kargo WMoto Porter (Foto : Otorider/Ilham Pratama)

Sementara itu, WMOTO Porter 125 lebih condong ke gaya petualang. Motor ini menggunakan suspensi teleskopik di depan dan twin-shock preload adjustable di belakang, dengan sistem pengereman cakram depan dan tromol belakang.

Desain scrambler dengan knalpot tinggi serta kompartemen kargo di belakang menggantikan jok penumpang menjadi ciri khasnya.

Harga

TVS XL100 dipasarkan dengan harga Rp 14,72 juta OTR Jakarta, menjadikannya motor kargo yang sangat terjangkau.

Warna baru TVS XL100 (Foto : TVS Motor)

Sedangkan WMOTO Porter 125 dijual di angka Rp 23,5 juta OTR Jakarta, lebih mahal, namun menyasar segmen berbeda dengan gaya adventure yang lebih kuat.

Kesimpulan

TVS XL100 unggul dalam aspek utilitas dan harga, cocok bagi pelaku usaha kecil atau pengguna yang butuh motor kargo praktis dan ekonomis.

Di sisi lain, WMOTO Porter 125 hadir sebagai pilihan untuk mereka yang menginginkan bebek adventure ringan dengan mesin lebih bertenaga serta tampilan tangguh. Keduanya menawarkan keunikan tersendiri sesuai kebutuhan penggunanya. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Masuk Segmen Entry-Level Premium, Triumph Lepas Speed 400 Rp 158,4 Juta

#2

Helm Hijab Friendly, MDS Magna Punya Cepol di Bagian Belakang

#3

Yamaha Tebar Promo di IIMS 2026, Oli Yamalube Bisa Dapat Diskon 50%

#4

Hasil Akhir Tes Sepang 2026, Alex Marquez Tercepat

#5

Suzuki Cek Ombak Potensi ‘Moge’ Dual Purpose DR-Z4SM di Indonesia

Terbaru

Sport| 50 menit yang lalu

Quartararo Tak Puas Performa V4 Yamaha Dibandingkan Rival

Ia menyatakan bahwa performanya masih juah dibandingkan rival di MotoGP sebelum ia terpaksa meninggalkan tes Sepang, karena kecelakaan.

Berita| 1 jam yang lalu

Spesifikasi KTM 1390 Super Adventure S EVO di IIMS 2026

KTM menghadirkan dua model motor terbaru di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, salah satunya adalah 1390 Super Adventure S EVO.

Berita| 2 jam yang lalu

Wahana Makmur Sejati Dorong Budaya Safety Riding Inklusif di IIMS 2026

Kampanye Cari aman menekankan teknik berkendara adaptif bagi pengendara difabel demi keselamatan di jalan raya.

Tips & Modifikasi| 3 jam yang lalu

Turtle Wax Bawa Tiga Segmen Produk Perawatan Kendaraan di IIMS 2026

Turtle Wax sampai bikin formula sabun khusus untuk pasar Indonesia karena konsumen lokal kerap menganggap busa melimpah dengan daya bersih lebih baik.

Berita| 4 jam yang lalu

Perbedaan Lampu Eksternal Osram CBI Ultra dan Pro, Apa Saja?

PT OSRAM Indonesia beberapa waktu lalu menghadirkan produk lampu eksternal untuk motor, yaitu CBI Ultra dan Pro. Lantas, apa yang membedakan kedua lampu ini?

Beranda Trending Motor Listrik