Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Banjir Jakarta Rendam 57 RT dan 39 Jalan, Waspada Bahaya Motor Listrik Terendam Air

Dipublikasikan : Rabu, 14 Januari 2026 08:10

Banjir Jakarta mencapai ketinggian 1 meter dan merendam puluhan wilayah. Simak cara aman menangani motor listrik yang terendam agar tidak rusak.

Polytron Fox-350 tes ketinggian air. (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuari)
Polytron Fox-350 tes ketinggian air. (Foto : Otorider/Gemilang Isromi Nuari)

OTORIDER - Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak pagi hingga sore hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya 57 rukun tetangga (RT) dan 39 ruas jalan tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan genangan terjadi di beberapa wilayah ibu kota dan berdampak pada aktivitas warga, termasuk mobilitas kendaraan bermotor. “BPBD mencatat saat ini terdapat 57 RT dan 39 ruas jalan yang tergenang,” ujar Mohammad Yohan dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Selain menghambat arus lalu lintas, banjir juga menyebabkan banyak kendaraan, baik motor konvensional maupun motor listrik, terendam air. Kondisi ini memicu kekhawatiran tersendiri, khususnya bagi pemilik motor listrik yang masih minim pemahaman terkait penanganan kendaraan setelah terendam banjir.

Bahaya Menyalakan Motor Listrik Setelah Terendam Banjir

Di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, masih banyak pemilik motor listrik yang tidak menyadari risiko besar menyalakan kendaraan dalam kondisi basah setelah terendam banjir.

Meski motor listrik kerap diklaim mampu melintasi genangan air, kondisinya akan sangat berbeda jika kendaraan terendam sepenuhnya. Menyalakan motor listrik dalam kondisi tersebut berpotensi memicu korsleting listrik, yang dapat merusak sistem kelistrikan bahkan membahayakan keselamatan pengguna.

Head of Group Product Electric Vehicle Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa air yang masuk ke dalam sistem motor listrik dapat menimbulkan berbagai risiko serius. “Jika motor listrik terendam banjir, ada risiko korsleting pada sistem kelistrikan serta kemungkinan kerusakan pada hub drive akibat rembesan air. Selain itu, komponen mekanik juga berisiko mengalami korosi jika tidak segera dikeringkan dan dibersihkan,” ujar Ilman saat ditemui oleh Otorider.

Komponen Motor Listrik yang Paling Rentan Rusak

Ilman menegaskan bahwa motor listrik pada dasarnya memiliki karakteristik yang sama dengan perangkat listrik lainnya. Ketika terendam air, kendaraan tidak boleh langsung dinyalakan sebelum dipastikan benar-benar kering.

Beberapa komponen krusial yang sangat rentan terdampak banjir antara lain:

“Lebih baik airnya hilang dulu, terutama pada bagian krusial seperti BLDC, baterai, dan controller. Jika tidak ada air sama sekali, itu bisa dinyalakan,” kata Ilman.

Air yang terperangkap di dalam komponen tersebut dapat menyebabkan kebocoran arus listrik, karat, hingga kerusakan permanen jika tidak ditangani dengan benar.

Langkah Aman Jika Motor Listrik Terendam Banjir

Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, pemilik motor listrik disarankan melakukan beberapa langkah aman berikut setelah kendaraan terendam banjir:

1. Jangan Langsung Menyalakan Motor

Jika motor listrik terendam air, segera matikan daya (jika masih menyala) dan jangan mencoba menghidupkannya kembali sebelum semua komponen dipastikan benar-benar kering.

2. Lepaskan Baterai Jika Memungkinkan

Pada motor listrik dengan baterai lepas-pasang, segera lepaskan baterai untuk mencegah korsleting dan kerusakan lanjutan pada sistem kelistrikan.

3. Keringkan dan Bersihkan Komponen Penting

Pastikan seluruh bagian motor dikeringkan secara menyeluruh, terutama:

4. Periksa ke Bengkel Resmi

Sebelum digunakan kembali, pemilik kendaraan sangat disarankan membawa motor listrik ke bengkel resmi atau teknisi berpengalaman. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada sistem kelistrikan maupun mekanik.

Dengan begitu, bagi pengguna motor listrik  pemahaman mengenai penanganan kendaraan pascabanjir menjadi sangat penting. . Kesalahan penanganan tidak hanya berisiko menimbulkan kerusakan mahal, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Update Harga Honda BeAT Januari 2026, Mulai Rp18,9 Jutaan

#2

Adu Bagasi Yamaha Gear Ultima vs Honda New Vario, Sama-sama Mesin 125 cc

#3

Harga Motor Listrik Polytron Januari 2026, Fox-200 Mulai Rp11 Jutaan

#4

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Aceh Hapus Tunggakan, Bali Beri Keringanan PKB

#5

Jangan Nekat ke Luar Negeri, Kendaraan Wajib Punya CPD

Terbaru

Tips & Modifikasi| 47 menit yang lalu

Jalan Tergenang Wajib Perhatikan Beberapa Hal Biar Aman

Saat hujan deras tak jarang jalan tergenang, saat melewatinya, perlu memperhatikan beberapa hal agar aman di jalan dan selamat sampai di rumah.

Berita| 1 jam yang lalu

Update Harga Motor Trail 150 Cc Per Januari 2026, Siapa Termurah?

Di kelas ini, tiga pabrikan Jepang yakni Kawasaki, Honda, dan Yamaha menghadirkan produk dengan karakter berbeda, mulai dari trail murni hingga bergaya supermoto.

Tips & Modifikasi| 3 jam yang lalu

Jangan Asal Dinyalakan, Ini Risiko Motor Usai Terendam Banjir

Kebiasaan langsung memutar kunci kontak ke posisi ON pada motor yang baru saja dievakuasi dari genangan banjir dapat menimbulkan kerusakan serius.

Sport| 5 jam yang lalu

Prima Pramac Yamaha MotoGP Resmi Meluncur, Ada Toprak dan M1 V4

Prima Pramac adalah tim MotoGP pertama yang membuka selubungnya untuk musim 2026. Selain itu, penampilan Yamaha M1 V4 terbaru juga jadi perhatian.

Berita| 5 jam yang lalu

WMS Targetkan Penjualan All New Honda Vario 125 hingga 50 Ribu Unit di Jakarta–Tangerang

PT Wahana Makmur Sejati menargetkan penjualan All New Honda Vario 125 hingga 50 ribu unit per tahun di Jakarta–Tangerang. Simak harga dan variannya.

Beranda Trending Motor Listrik