Jalan Tergenang Wajib Perhatikan Beberapa Hal Biar Aman
Saat hujan deras tak jarang jalan tergenang, saat melewatinya, perlu memperhatikan beberapa hal agar aman di jalan dan selamat sampai di rumah.
OTORIDER – Ketika hujan deras, tak jarang membuat beberapa bagian di jalan tergenang air. Ketika bermotor, tentu harus mewaspadai kondisi ini.
Menurut Jusri Pulubuhu, owner dan lead instructor JDDC Road safety Consulting, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. “Perhatikan patokan sisi jalan, umumnya ada warna putih hitam yang masih bisa tampak ketika tergenang air,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan.
Hal itu menjadi patokan pemotor ketika melalui jalan tergenang, selain sisi jalan yang memiliki pembatas cukup jelas, di jalaan yang tak ada pembatas pinggirnya, tanaman bisa dijadikan patokan. Biasanya ada tanaman tertentu yang berjajar di pinggir jalan, bahkan ilalang yang cukup tinggi pun bisa jadi patokan sisi jalan terluar.
Sebaiknya posisikan agar tidak terlalu berada di pinggir, dikhawatirkan ada lubang atau tanah lembek yang bisa membuat roda tergelincir dan bisa membuat pengendara terjatuh.
Lantas, ketika berkendara di belakang mobil, sebaiknya jangan sejajar dengan bagian tengah mobil di depan usahakan sejajar dengan salah satu ban, baik kiri atau kanan, karena ketika mobil melalui lubang, akan terlihat dan pemotor di belakangnya bisa menghindar.
Usahakan melaju tidak terlalu kencang, dengan posisi jari tidak berada di tuas rem, agar ketika melalui kondisi permukaan jalan yang berubah, tak langsung refleks menarik tuas rem dan mengakibatkan roda terkunci, sehingga berisiko terjatuh.
Setelah melewati genangan air, usahakan agar kondisi rem kembali kering dan tetap optimal mengurangi laju.
Sambil melaju tahan rem sedikit, agar bagian kampas atau teromol rem bergesekan dan menimbulkan panas yang akan menguapkan air di komponen rem yang basah. Setelah dirasakan rem yang semakin menggigit, bisa kembali berkendara normal.
Tetap menjaga jarak dengan kendaraan di depan karena permukaan jalan yang tentunya akan lebih licin dibandingkan ketika kering. Dikhawatirkan pengereman tidak sebaik saat di permukaan jalan kering. (*)