Motor Listrik Polytron Aman Lewat Banjir hingga 1 Meter, Tapi Jangan Jadikan Kebiasaan
Motor listrik Polytron telah dibekali baterai bersertifikasi IP67 yang aman melewati banjir hingga 1 meter selama 30 menit.
OTORIDER - Motor listrik kini semakin diminati masyarakat Indonesia, termasuk untuk penggunaan harian di perkotaan. Namun, muncul pertanyaan soal keamanan motor listrik saat melewati banjir, mengingat kondisi jalan di sejumlah daerah kerap tergenang air. Menjawab kekhawatiran tersebut, Polytron memastikan bahwa motor listrik produksinya telah dibekali standar keamanan yang memadai, meski tetap memiliki batas toleransi tertentu.
Polytron menjelaskan bahwa baterai motor listrik Polytron telah mengantongi sertifikasi IP67. Sertifikasi ini diperoleh setelah melalui pengujian oleh Sucofindo, lembaga pengujian dan sertifikasi independen di Indonesia. Dengan standar tersebut, baterai motor listrik Polytron dinyatakan aman terhadap paparan debu dan air dalam kondisi tertentu.
Berdasarkan hasil pengujian, baterai motor listrik Polytron masih aman digunakan saat terendam air hingga kedalaman 1 meter dengan durasi maksimal 30 menit. Artinya, motor listrik Polytron masih dapat melintasi genangan atau banjir ringan dalam situasi darurat tanpa langsung mengalami kerusakan pada sistem kelistrikan utama.
Meski demikian, Polytron menegaskan bahwa kemampuan tersebut bukan untuk dijadikan kebiasaan. Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, mengingatkan bahwa ada risiko jangka panjang jika motor listrik terlalu sering digunakan untuk menerjang banjir.
“Melewati banjir setinggi 1 meter masih aman dalam waktu terbatas. Namun jika melewati kedalaman lebih dari itu, risiko jangka panjang seperti karat dan kerusakan tetap ada,” ujar Ilman saat ditemui Otorider.
Menurutnya, meskipun baterai dan motor penggerak telah dirancang dengan sistem kedap air, air banjir memiliki kandungan lumpur, pasir, dan kotoran yang berpotensi memicu korosi pada komponen lain jika sering terpapar. Risiko tersebut bisa muncul secara perlahan dan tidak selalu langsung terasa setelah motor digunakan.
Ilman juga menyoroti bahwa penggunaan motor listrik di kondisi ekstrem, seperti banjir yang melebihi batas toleransi, dapat berdampak pada usia pakai komponen. Oleh karena itu, pengguna disarankan tetap menghindari genangan air dalam jika memungkinkan, baik untuk motor listrik maupun motor konvensional.
Tips Perawatan Motor Listrik Polytron Setelah Terkena Banjir
Bagi pengguna yang terpaksa melewati banjir, Polytron juga memberikan tips perawatan agar kondisi motor tetap prima. Ilman menekankan pentingnya pembersihan segera setelah motor terpapar air banjir.
“Tipsnya mas kalau habis kena banjir gimana? Langsung dicuci, dengan sabun. Bagaimana yang vital yang perlu banget langsung? Yang kerendem semuanya dicuci lah, dicuci, bilas,” papar Ilman.
Pembersihan ini bertujuan untuk menghilangkan sisa lumpur, pasir, dan kotoran yang menempel pada bagian motor. Area yang terendam air perlu mendapatkan perhatian khusus agar tidak terjadi penumpukan kotoran yang bisa memicu karat atau gangguan fungsi komponen di kemudian hari.
Selain mencuci motor, pengguna juga disarankan untuk memastikan motor benar-benar kering sebelum digunakan kembali secara intensif. Jika muncul gejala tidak normal setelah terkena banjir, seperti bunyi aneh atau indikator peringatan pada panel instrumen, sebaiknya segera membawa motor ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan adanya sertifikasi IP67, motor listrik Polytron menawarkan rasa aman lebih bagi pengendara di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Namun, kesadaran pengguna untuk memahami batas kemampuan kendaraan dan melakukan perawatan yang tepat tetap menjadi kunci agar motor listrik tetap awet dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.