Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
Disclaimer Hubungi Kami Info Iklan Karir Peraturan Media Siber Redaksi Tentang Otorider Privacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2025. Otorider.com. All rights reserved.

Ini Alasan ION M1-S Belum Diproduksi Massal Sejak 2022

Dipublikasikan : Senin, 23 Desember 2024 11:37
Penulis : Ilham Pratama

Sudah dikenalkan sejak pameran IMOS 2022 silam, namun hingga penghujung tahun 2024, motor listrik ION M1-S yang ditawarkan oleh ION Mobility belum masuk produksi massal.

ION Mobility M1-S (Foto : Otorider/Ilham Pratama)
ION Mobility M1-S (Foto : Otorider/Ilham Pratama)

OTORIDER - Sudah dikenalkan sejak pameran IMOS 2022 silam, namun hingga penghujung tahun 2024, motor listrik ION M1-S yang ditawarkan oleh ION Mobility belum masuk produksi massal.

CEO dan Founder ION Mobility, James Chan dalam pernyataan resminya menyatakan ada kendala yang ketat pada sumber daya teknik, rantai pasokan dan kualitas.

Hal ini yang mengakibatkan berbagai penundaan dalam pekerjaan perlengkapan dan persiapan produksi dengan pemasok, terutama di area seperti rangka, lampu dan cat.

Selain urusan hardware atau motornya, pihak ION Mobility juga mempertimbangkan perangkat lunak mereka agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

"Tidak seperti pemain lain, kami juga mengembangkan driver dan aplikasi tertanam kami sendirian, termasuk perangkat lunak front-end dan back-end. Kebijakan zero-outsourcing kami berarti kami memainkan permainan ini dalam mode Ironman-Brutal," paparnya.

Tak ketinggalan, pihaknya juga menyorot kebijakan subsidi motor listrik yang tidak jelas, dengan kuota yang telah habis dan tidak diperbarui.

"Kami akan berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk meluncurkan kembali ION M1-S pada tahun 2025, setelah kami menyelesaikan semua masalah produksi kami," pungkas James. (*)
 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Mengenal Empat Model Honda Beat 2025, Harga Mulai Rp 18,53 juta

#2

Harga BBM Shell, BP, dan Vivo Turun per April 2025, Ini Daftar Lengkapnya!

#3

Penerus Yamaha Byson Kini Berteknologi Hybrid Mirip Fazzio

#4

Hadiah Lebaran! Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Non-Subsidi

#5

Honda G Concept, Awal Mula Pengembangan Motor Dengan Rangka eSAF

Terbaru

Berita | 18 jam yang lalu

Rangka Baru Yamaha Gear Ultima Diklaim Lebih Kokoh, Ini Alasannya

Yamaha Gear Ultima yang baru meluncur di awal Maret 2025 ini memiliki sejumlah perbedaan dari pendahulunya. Mulai dari yang bisa dilihat mata hingga ke bagian dalam motornya.

Tips & Modifikasi | 1 hari yang lalu

Setelah Lama Ditinggal Mudik, Motor Jangan Langsung Dinyalakan

Motor yang ditinggal lama saat mudik Lebaran, misalnya hingga lebih dari enam bulan bakal butuh perhatian lebih. Sebab akan menimbulkan masalah di mesin.

Berita | 1 hari yang lalu

Tujuh Fitur Yamaha NMax Turbo Ini Cocok Buat Perjalanan Jauh

Perjalanan touring keluar kota kerap dilakukan di musim liburan. Buat Anda pengguna Yamaha NMax Turbo bisa manfaatkan tujuh fitur berikut ini.

Berita | 1 hari yang lalu

Tips Memilih Jaket Motor untuk Cuaca Panas

Jaket motor bukan sekadar pelengkap gaya, tetapi juga berperan penting dalam melindungi pengendara dari cuaca ekstrem dan risiko kecelakaan.

Berita | 4 April 2025

Ini Fakta Honda New CBR150R MotoGP Edition, Pengguna Livery Repsol Terakhir di Indonesia

Dalam artikel sebelumnya, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan tidak lagi melepas edisi Repsol Honda di Indonesia. Termasuk CBR150R ini.

Beranda Trending Motor Listrik