Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

ALVA Ungkap Skema Sewa Baterai N3 Paling Diminati Konsumen, Dorong Aksesibilitas Motor Listrik

Dipublikasikan : Kamis, 31 Juli 2025 08:18
Penulis : Ilham Pratama

ALVA, merek motor listrik besutan PT Ilectra Motor Group (IMG), terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional melalui pendekatan inovatif yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.

ALVA N3 (Foto :Ilham)
ALVA N3 (Foto :Ilham)

OTORIDER — ALVA, merek motor listrik besutan PT Ilectra Motor Group (IMG), terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional melalui pendekatan inovatif yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.

Dalam perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, CEO ALVA, Purbaja Pantja, menegaskan bahwa skema sewa baterai pada model ALVA N3 menjadi salah satu program yang paling diminati konsumen saat ini.

“Kami senang program BEBAS atau Berlangganan Baterai Sewa untuk tipe N3 mendapat sambutan positif. Ini menjadi solusi yang fleksibel bagi konsumen, karena mereka bisa memilih untuk membeli satu baterai, dua baterai, atau cukup menyewa baterainya saja,” ujar Purbaja, saat ditemui di booth ALVA pada Rabu (30/7).

Skema sewa baterai tersebut dinilai mampu menekan harga jual awal motor listrik, sehingga menjadi lebih terjangkau. Dengan demikian, konsumen bisa menyesuaikan pembelian sesuai kebutuhan mobilitas dan kemampuan finansialnya.

“Kami melihat konsumen menyukai pilihan yang fleksibel. Skema sewa sangat disukai karena membuat harga motor lebih rendah di awal. Ini penting terutama di tengah situasi di mana insentif dari pemerintah mulai dikurangi,” tambah Purbaja.

Pasar Tetap Tumbuh

Terkait dinamika pasar motor listrik nasional pasca berakhirnya program subsidi dari pemerintah, Purbaja mengakui adanya penurunan secara jumlah.

Namun, dirinya menekankan bahwa jika dibandingkan secara year-on-year dengan kondisi sebelum adanya subsidi, pasar tahun ini justru mencatat pertumbuhan.

“Dari 2023 ke 2024 memang ada lonjakan hingga 80 persen karena pengaruh subsidi. Namun meski subsidi tidak diperpanjang, dibandingkan dengan kondisi sebelum adanya insentif, pasar tahun ini tetap lebih besar. Artinya, kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap motor listrik sudah meningkat,” jelasnya.

Peningkatan ini menurut Purbaja ditopang oleh edukasi yang lebih luas, teknologi yang semakin berkembang seperti fitur fast charging, serta jaringan layanan purna jual yang kian solid.

“Saat ini kami memiliki sekitar 20 dealer dan lebih dari 40 titik layanan servis. Ini akan terus kami kembangkan seiring pertumbuhan pasar,” ujarnya.

Promo Mandiri Gantikan Insentif

Di tengah berkurangnya insentif pemerintah, ALVA mengambil inisiatif dengan memberikan promo mandiri. Selama GIIAS 2025 berlangsung hingga awal Agustus, ALVA memberikan potongan harga sebesar Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik secara nasional.

“Promo ini menjadi bentuk komitmen kami agar transisi ke motor listrik tetap terjangkau dan menarik bagi masyarakat. Kami ingin tetap menjadi solusi di tengah transisi ini,” tutur Purbaja.

Dengan strategi yang adaptif dan berfokus pada kebutuhan konsumen, ALVA optimistis terhadap prospek motor listrik ke depan, meskipun tanpa sokongan insentif pemerintah.

Edukasi berkelanjutan, teknologi yang user-friendly, dan skema kepemilikan fleksibel seperti sewa baterai menjadi kunci untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 9 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 13 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Komunitas| 16 jam yang lalu

Musyawarah Besar AHJ 2026 Digelar, Komunitas Motor Honda Jakarta Pilih Ketua Baru

Musyawarah Besar AHJ 2026 digelar di Jakarta sebagai forum tertinggi komunitas motor Honda. Agenda mencakup revisi AD/ART, laporan pengurus, dan pemilihan Ketua Presidium baru.

Berita| 17 jam yang lalu

Februari Penuh Promo, Vespa Tawarkan Diskon hingga Rp 12 Juta dan Bonus Helmet Resmi

Piaggio Indonesia menghadirkan program “You Know You Want It” dengan promo skuter premium hingga Rp 12 juta untuk Piaggio, Vespa, dan Aprilia

Berita| 18 jam yang lalu

Berita Populer: Jalan Berlubang, Pajak CRF250 Rally hingga Harga BBM Turun

5 berita otomotif terpopuler Otorider.com 26 Januari–1 Februari 2026, mulai dari kecelakaan jalan berlubang, pajak Honda CRF250 Rally, harga BBM Pertamina turun

Beranda Trending Motor Listrik