Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Di Aragon, Ali Adriansyah Rusmiputro Ubah Racing Style

Dipublikasikan : Kamis, 19 Juli 2018 09:25
Penulis : Yulian Lahardi

Di Aragon, Ali Adriansyah Rusmiputro sengaja mengubah gaya balapnya. Berpengaruhkah?

Ali Adriansyah Rusmiputro kembali mengikuti gelaran RFME CEV Supersport 300 (SSP300) yang digelar di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol 13-15 Juli lalu. Kejuaraan itu menjadi bagian dari jadwal balap Ali Adriansyah di tahun 2018 selain World Supersport 300 (WSSP300) yang menjadi bagian dari World Superbike (WSBK).

RFME CEV SSP 300 sendiri merupakan ajang balap motor di Spanyol yang diikuti banyak pembalap muda berbakat dari berbagai negara di Eropa. Kejuaraan yang satu ini termasuk wahana yang kompetitif bagi pembalap muda untuk mengasah kemampuan mereka sekaligus meniti karir ke jenjang balap dunia.

Event balap di Sirkuit Motorland Aragon merupakan putaran keempat dari RFME CEV SSP300 setelah putaran-putaran sebelumnya berlangsung di Sirkuit Albacete, Sirkuit Barcelona-Catalunya dan Sirkuit Navarra. Ali Adriansyah sempat turun di Albacete namun absen di dua putaran berikutnya karena jadwalnya bersamaan dengan ajang WSSP300 yang menjadi fokus pembalap Pertamina Enduro Racing Team tersebut.

Baca juga: Waduh, Valentino Rossi Minta Jepang Memperbaiki Motornya

Baca juga: Regulasi Baru Sayap Di MotoGP, Rossi Nggak Bisa Gonta-Ganti Seperti Di Assen Lagi

Ali Adriansyah datang ke Sirkuit Aragon dengan tujuan untuk mengubah riding style-nya sekaligus menambah kepercayaan diri karena pada 2 balapan sebelumnya di WSSP300 ia mengalami kecelakaan. Bahkan di Sirkuit Brno, Ali Adriansyah mengalami insiden hingga dilarikan ke rumah sakit.

Oleh karena itu ia menatap event SSP300 di Aragon ini bukan semata untuk menjadi juara. Kendati demikian ia tetap mengerahkan kemampuannya untuk menorehkan waktu terbaik dengan mencoba gaya balapnya yang baru.

Di Sirkuit Aragon sepeda motor yang ditunggangi Ali Adriansyah mendapat perhatian pada set-up di bagian suspensi juga konfigurasi gear agar tenaga motor bagus di putaran bawah dan atas. Pasalnya, sirkuit yang satu ini memiliki karakter cepat dan flowing. Selain itu, Sirkuit Aragon juga lebar sehingga memungkinkan bagi pembalap untuk memiliki banyak racing line. Uniknya, selain enak untuk dipacu kencang, menurut Ali Adriansyah melaju di Aragon harus konsisten.

"Semakin kita ngotot, kita akan semakin pelan," ucapnya.

Sejak sesi latihan, Ali Adriansyah mampu mencatat lap time yang bagus. Begitu juga di sesi kualifikasi, ia mampu menduduki posisi start 6. Hasil kualifikasi di Aragon memang menurun jika dibandingkan dengan hasil di Albacete dimana ia mampu menempati pole position. Namun di Aragon ini Ali Adriansyah memang lebih memfokuskan dalam mengubah riding style dan mengembalikan kepercayaan dirinya.

Dengan fokus yang berbeda pada balapan kali ini, apa yang dilakukan oleh Ali Adriansyah selepas lampu start padam adalah mengontrol situasi dan membaca kemungkinan untuk merangsek ke depan.

"Saya kontrol situasi di  posisi 5-7. Kalau memaksakan maju akan percuma dan malah akan ke belakang, karena slip stream di Aragon sangat krusial," papar Ali Adriansyah. 

Sayangnya ia sempat bersenggolan dengan pembalap lain pada lap 9 sebelum melakukan attack. Akibat benturan itu, brake lever atau tuas remnya bermasalah. Kerusakan itulah yang membuat Ali kesulitan dalam pengereman sehingga ia kehilangan waktu 1,5 detik dan posisinya melorot ke P14. Padahal ketika itu lomba akan usai dalam 3 lap. Dengan segala usaha akhirnya Ali mampu memperbaiki posisi dan finish dengan poin di posisi 12.   

RFME CEV SSP300 masih menyisakan dua putaran lagi yaitu di Sirkuit Ricardo Tormo pada 9 September dan Sirkuit Jerez pada 28 Oktober. Dua putaran tersisa juga ada pada kejuaraan yang menjadi fokus Ali Adriansyah, yaitu WSSP300. Putaran 7 akan berlangsung di Sirkuit Algarve Portimao, Portugal pada 16 September, sementara putaran pamungkas akan dilakukan di Sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 30 September 2018.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Berita| 3 jam yang lalu

Bakal Hadir di IIMS 2026, Begini Uniknya Moge Benda LFC700

Salah satu model yang akan diboyong adalah Benda LFC 700, motor berkapasitas besar dengan tampilan bobber yang unik.

Motor Listrik| 5 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 8 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 10 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 11 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Beranda Trending Motor Listrik