Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Brembo Jelaskan Cara Stoppie Motor Balap Seperti Toprak Razgatlioglu

Dipublikasikan : Minggu, 2 Januari 2022 12:00
Penulis : Brian

Belakangan ini sejumlah pembalap dikenal dengan aksi stoppienya saat hendak memasuki pit. Stoppie sendiri adalah mengerem dengan cukup keras agar ban belakang terangkat cukup tinggi.

Belakangan ini sejumlah pembalap dikenal dengan aksi stoppie-nya saat hendak memasuki pit. Stoppie sendiri adalah mengerem dengan keras agar ban belakang terangkat cukup tinggi. Beberapa pembalap yang sering melakukan stoppie adalah Jack Miller dari Ducati dan Juara Dunia World Superbike 2021 Toprak Razgatlioglu.

Aksi kedua pembalap tersebut cukup ramai dibicarakan, terutama dari sisi keamanan dan apa saja yang terjadi saat teknik tersebut dilakukan. Oleh karenanya, Brembo pun memberikan penjelasan tentang bagaimana dan apa yang terjadi saat pembalap melakukan stoppie. Brembo menjelaskan, pada Toprak, biasanya stoppie dilakukan dengan gigi 2 dan kecepatan 80 kpj.

   Baca Juga: Francesco Bagnaia Enggan Disebut Sebagai Penerus Stoner

Kemudian Toprak menekan rem pada 12 hingga 14 bar agar ban belakang terangkat. Ketika sudah terangkat, tekanan rem dikurangi menjadi 2 hingga 3 bar untuk menjaga keseimbangan agar ban tetap terangkat. Lalu turun lagi ke gigi 1 dan menekan pedal rem belakang untuk menurunkan ban.

Brembo menjelaskan, teknik stoppie ini didukung oleh perangkat pengeremannya dan pelek Marchesini yang ringan. Sepasang kaliper rem depan brembo dengan bahan alumunium lithium memiliki bobot hanya 1,5 kg. Sedangkan pelek Marchesini yang terbuat dari magnesium memiliki bobot hanya 6 kg.

   Baca Juga: Dall'Igna: Ducati Tak Lagi Membuat Takut Para Pembalap

Brembo juga menyebutkan agar teknik stoppie dapat berhasil harus yakin dengan pengereman depan. Selain itu badan pembalap juga sangat penting, karena siku tidak boleh kaku dan lutut harus dikencangkan menjepit tangki. Setelah beberapa detik, tekanan pada rem harus dikurangi secara bertahap agar motor tidak terbalik, namun ban tetap terangkat.

Uniknya, menginjak pedal rem belakang saat ban terangkat ternyata memiliki pengaruh. Menginjak pedal rem belakang membuat rotasi ban berhenti dan dapat mempengaruhi keseimbangan motor. Begitu pula dengan memajukan posisi badan ke depan yang dapat mengganggu keseimbangan.

Tidak perlu mengerem terlalu keras, karena stoppie dilakukan dalam kecepatan yang cukup rendah. Dengan kecepatan rendah, suhu kampas rem dan minyak rem juga rendah. Sehingga sistem pengereman tidak bekerja terlalu berat dan tidak mengalami tekanan panas.

Meski banyak disukai penonton, ternyata banyak kekhawatiran dari manajer tim akan aksi tersebut. Sebab dikhawatirkan aksi stoppie dapat meningkatkan risiko motor terjatuh dan membuat beberapa komponen rusak. Selain itu pergerakan oli di bak mesin juga menjadi tidak seimbang yang cukup mengkhawatirkan.

Aksi ini terbilang cukup berbahaya, karena risiko jatuh dan cedera bisa saja terjadi. Bahkan Brembo sangat tidak merekomendasikan siapapun untuk melakukannya di jalan raya.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Penjualan Motor Suzuki Tembus 16.000 Unit Sepanjang 2025

#5

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

Terbaru

Motor Listrik| 5 menit yang lalu

Indomobil eMotor Hadirkan Motor Listrik QT di IIMS 2026 dengan Peluncuran Motor Listrik

Indomobil eMotor menghadirkan motor listrik terbaru di IIMS 2026. Model anyar ini tampil modern, ramah lingkungan, dan siap meramaikan persaingan EV roda dua di Indonesia.

Berita| 12 menit yang lalu

Benelli Motor Indonesia Luncurkan Motor Cruiser dan Adventure di IIMS 2026

Tampil berbeda dalam satu waktu peluncuran, cruiser Benda LFC700 dan motor adventure Morbidelli T530X, diluncurkan dengan diskon Rp 10 juta.

Berita| 22 menit yang lalu

Scomadi Indonesia Luncurkan Line-up Terbaru di IIMS 2026

Perusahaan skuter bergaya British itu meluncurkan line-up terbaru dan Scomadi Limited Edition Collection.

Berita| 1 jam yang lalu

Royal Alloy Gelar Diskon Rp 10 Juta Buat Model Barunya di IIMS 2026

Coba langsung Royal Alloy JPS 245 di area test ride IIMS 2026! Dapatkan harga promo khusus Rp 109 juta dan aksesoris gratis selama pameran di JIExpo Kemayoran.

Berita| 1 jam yang lalu

Kawasaki Tampilkan Ninja ZX-25RR hingga Program Test Ride di IIMS 2026

Kunjungi booth Kawasaki di IIMS 2026 Hall C! Lihat Ninja ZX-25RR, lini Jet Ski, hingga promo khusus dan kesempatan test ride W175 ABS selama pameran berlangsung.

Beranda Trending Motor Listrik