Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Rossi Sebut Yamaha Kesulitan Sejak Gunakan Komponen Magneti Marelli

Dipublikasikan : Jumat, 14 Januari 2022 15:00
Penulis : Brian

Setelah memutuskan untuk mengakhiri karir balap di MotoGP, Valentino Rossi tampaknya lebih bebas saat ini. Bahkan beberapa kali mantan pembalap bernomor 46 itu berbicara lebih dalam soal Yamaha.

Setelah memutuskan untuk mengakhiri karir balap di MotoGP, Valentino Rossi tampaknya lebih bebas saat ini. Bahkan beberapa kali mantan pembalap bernomor 46 itu berbicara lebih dalam soal Yamaha. Kali ini Rossi membocorkan hal yang menyulitkan Yamaha sejak musim balap 2016.

Dilansir dari Motorsport-Total, Valentino Rossi mengatakan sejak 2016 Yamaha kesulitan karena menggunakan elektronik dari Magneti Marelli. Yamaha menjadi yang paling terdampak karena sebelumnya menggunakan ECU buatan sendiri. Insinyur Yamaha mengatakan paket tersebut kurang cocok dengan motor M1.

"Dari 2015 hingga 2016 ada perubahan besar. Saat itu, unit ECU berasal dari Magneti Marelli. Tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan performa yang lebih baik antara motor pabrikan dan yang lain. Saya ingat itu adalah masalah besar bagi Yamaha. Saya pikir Yamaha terkena pukulan paling keras," ujar Rossi.

   Baca Juga: Jorge Lorenzo Bakal Bertahan Di Repsol Honda, Jika...

"Dengan elektroik Yamaha sendiri, motor memiliki keseimbangan yang sangat baik, dan bekerja dengan sangat baik. Para insinyur Jepang sangat pandai membuat elektronik ini. Mereka sangat baik dalam memperbaiki masalah," pungkasnya.

Namun Rossi mengatakan keadaan berbalik setelah menggunakan ECU Magneti Marelli. "Ketika kami beralih ke Magneti Marelli, kami mengambil langkah mundur yang besar. Motornya jadi sulit dikendarai," tambahnya. Pembalap asal Italia itu mengatakan motor Yamaha M1 kerap mengalami masalah kontrol traksi.

   Baca Juga: Mantan Bos Khawatir Melihat Minimnya Prestasi Repsol Honda

"Kontrol traksi, tetapi di atas semua itu, manajemen mesin sangat buruk. Tidak lagi seimbang dengan baik. Sebelumnya semua selaras. Kami berjuang dengan elektronik Magneti Marelli. Pada tahun-tahun berikutnya, para insinyur jepang memiliki masalah besar dalam menangani komponen itu dengan benar," tutup Rossi.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#2

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

#3

Masuk Segmen Entry-Level Premium, Triumph Lepas Speed 400 Rp 158,4 Juta

#4

Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, Mulai Rp 22,8 Jutaan

#5

Kekosongan BBM di SPBU Shell Jadi Sorotan, Kapan Segera Normal?

Terbaru

Berita| 23 menit yang lalu

Honda Ramaikan IIMS 2026 dengan Promo Motor Konvensional dan Listrik

Honda bersama PT Wahana Makmur Sejati menghadirkan berbagai promo pembelian sepeda motor konvensional dan listrik di IIMS 2026,

Berita| 1 jam yang lalu

GALERI FOTO: Suzuki DR-Z4SM, Moge Supermoto yang Siap Masuk Indonesia

Sebagai catatan, motor ini merupakan salah satu dari dua model baru keluarga DR-Z yang ditampilkan oleh Suzuki Motor Corporation di ajang EICMA 2024

Berita| 2 jam yang lalu

KTM Resmi Hadirkan RC 990 R dan 1390 Super Adventure S Evo di IIMS 2026

Dua model yang diperkenalkan merupakan representasi dari performa ekstrem dan teknologi mutakhir KTM. Di mana ada tipe RC 990 R dan 1390 Super Adventure S Evo.

Sport| 3 jam yang lalu

Bimota Hadir Untuk Musim Keduanya di Ajang WorldSBK

Tim pabrikan yang berbasis di Rimini ini kembali dengan duo pembalap andalannya, Axel Bassani (bimota by Kawasaki Racing Team) dan rekan setimnya, Alex Lowes.

Berita| 4 jam yang lalu

Selisih Rp 20 Juta, Apa Beda Triumph Speed 400 vs Scrambler 400 X?

Dengan mesin sama, Triumph Speed 400 ditawarkan Rp 158,4 juta, sementara Scrambler 400 X dibanderol Rp 178,5 juta on thebroad DKI Jakarta. Lalu apa bedanya?

Beranda Trending Motor Listrik