Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Motor Moto3 Lebih Enteng Dari Honda BeAT, Tenaganya 60 PS!

Dipublikasikan : Rabu, 4 September 2024 07:00
Penulis : Ilham Pratama

Di ajang balap kelas dunia, Moto3 jadi kelas paling rendah. Selepas Moto3, nantinya pembalap bisa berlanjut ke kelas Moto2 dan naik ke kasta tertinggi, MotoGP.

OTORIDER - Di ajang balap dunia, Moto3 jadi kelas paling rendah untuk kategori perjenjangan pembalap. Selepas Moto3, nantinya pembalap bisa berlanjut ke kelas Moto2 dan naik ke kasta tertinggi, MotoGP.

Karena didapuk sebagai kelas feeder atau pengumpan, maka motor-motor yang dipakai di kelas Moto3 tentu punya performa yang lebih rendah dari dua balapan di atasnya.

Mesinnya hanya bervolume 250 cc saja. Sedangkan, Moto2 memakai mesin dari Triumph yang bervolume 675 cc 3-silinder. Kemudian, kelas MotoGP punya batas kapasitas mesin di angka 1.000 cc berkonfigurasi V4 atau inline-4.

Meski disebut sebagai kelas terendah, secara performa motor-motor Moto3 tetaplah kencang. Seperti dilansir dari MotoGP, tunggangan Moto3 saat ini dibekali mesin 4-Tak 250 cc, silinder tunggal pendingin cair dan transmisi manual 6-speed.

Namun, mesin ini mampu berkitir hingga 13.500 rpm dan menghasilkan tenaga maksimum sekitar 60 PS. Hasilnya, top speed yang diraih sanggup mencapai 250 km/jam.

Lalu, bobotnya pun ringan yakni 82 kg saja. Artinya, bahkan lebih ringan dari Honda BeAT 2024 yang kini ada di angka 87 kg (tipe Deluxe). Namun, ada batas minimal bobot kombinasi dengan rider di angka 152 kg.

Dari segi fitur elektronik, tentu tak serumit MotoGP. Tapi motor-motor Moto3 seperti KTM RC250GP dan Honda NSF250RW dibekali Traction Control untuk mengatur traksi ban, sehingga menjaga keamanan pembalap saat membuka gas terlalu besar.

Kemudian, terdapat Engine Braking Maps yang mengatur deselerasi. Selanjutnya, Anti-Jerk Control (Anti-Hentakan) yang menjaga power motor tidak liar saat bukaan gas secara mendadak.

Menilik ke bagian bodinya, semua motor di kelas Moto3 dilarang memasang aero device berupa peranti tambahan di bodi. Hanya lekukan asli fairing yang diperbolehkan.

Jadi, Anda tak akan melihat adanya winglet atau air pod besar di fairing Moto3. Sehingga, hanya diperbolehkan memakai lubang air dam di tengah fairing saja.

Pada motor Moto3 dari KTM, sasisnya memakai tipe trellis berbahan besi. Sedangkan, Honda mengusung tipe Aluminium Twin Spar. Sasis dan lengan ayun juga harus memakai komponen yang dihomologasi.

Jadi, tim tak diperbolehkan melakukan perombakan peranti ini di tengah musim berlangsung. Ubahan minor diperbolehkan pada bagian footstep dan segitiga.

Hal ini yang membuat performa motor merata. Selebihnya, kemampuan pembalaplah yang bakal banyak berbicara di lintasan. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Berita| 13 jam yang lalu

Bakal Hadir di IIMS 2026, Begini Uniknya Moge Benda LFC700

Salah satu model yang akan diboyong adalah Benda LFC 700, motor berkapasitas besar dengan tampilan bobber yang unik.

Motor Listrik| 15 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 18 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 19 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 21 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Beranda Trending Motor Listrik