Bedah Mesin Honda DOHC 150 cc (I), Rombakan Total Tanpa Subtitusi

Dipublikasikan : Selasa, 29 November 2016 11:45
Penulis : Ilham Pratama

Lewat panduan dari tim teknis Honda, Otorider.com berkesempatan untuk membedah mesin New DOHC 150 Cc keluaran pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut.

Bedah Mesin Honda DOHC 150 cc (I), Rombakan Total Tanpa Subtitusi

Lewat panduan dari tim teknis Honda, Otorider.com berkesempatan untuk membedah mesin New DOHC 150 Cc keluaran pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut. Saat ini, mesin berpendingin cair ini sudah dipakai oleh empat produk berbeda. Yakni Honda CB150R, Sonic 150R, CBR150R dan yang terbaru, Supra GTR 150.

Dalam bedah teknologi ini, pihak Honda coba menjelaskan perbedaan spesifikasi dengan mesin sebelumnya, yang dipakai oleh CB150R StreetFire dan CBR150R lama. Seperti apa?

"Terdapat tiga perubahan signifikan di mesin baru ini. Mulai dari struktur valve, ruang bakar dan sistem pendinginan," buka Wahyu Isti Budi, Technical Trainer Honda Wahana.

Oiya, ukuran valve ex dibuat lebih kecil, yakni 19 mm, ketimbang yang lama 21 mm. Sedikit aneh, karena biasanya di mesin balap, ukuran valve justru diperlebar untuk mengakomodasi asupan udara dan bensin lebih kaya. Sedangkan valve in masih sama, yakni 22 mm.

"Pasokan tetap kok, karena lubang injektor kini dibuat 8 titik dari sebelumnya 6 titik, valve kecil justru membuat bobot mesin makin ringan," ucap Nanang Sutia, Intruktur Teknik Honda Daya.

Pun demikian dengan cekungan valve steam yang dibuat lebih kecil untuk mengoptimalkan aliran udara ke dalam ruang bakar.

Ruang bakar juga diubah, dengan menaikan angka kompresi ke 11,3:1. Yang lama, masih 11:1. Meskipun tinggi, namun Honda menyatakan jika mesin ini masih aman mengonsumsi BBM jenis premium.

Jeroan mesin juga dibuat lebih ringan. Misalnya piston yang lebih ringan 18 gram, pin piston 10 gram dan con rod 4 gram. Kelebihannya, mampu menaikan tenaga mesin dan mengurangi efek panas berlebih di mesin.

Terakhir, penyempurnaan dilakukan pada sistem pendingin cair mesin. Di mana Honda merancang pendingin yang lebih terintegrasi. Salah satunya dengan membuat aliran cairan pendingin di dalam blok mesin sebagai pengganti selang. Hasilnya, selain mesin lebih kompak dan efisien, juga minim selang yang rawan kebocoran.

Lalu, bisa kah komponen mesin versi anyar ini diaplikasi, atau subtitusi ke mesin yang lama? Ternyata tidak bisa. "Ubahannya sangat banyak, nyaris tak ada yang bisa disubtitusi," pungkas Endro Sutarno, Technical Training Division AHTC. (otorider.com)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Mengenal Empat Model Honda Beat 2025, Harga Mulai Rp 18,53 juta

#2

Jangan Khawatir! Bengkel AHASS di Jakarta dan Tangerang Tetap Buka Selama Libur Lebaran

#3

Penerus Yamaha Byson Kini Berteknologi Hybrid Mirip Fazzio

#4

Harga BBM Shell, BP, dan Vivo Turun per April 2025, Ini Daftar Lengkapnya!

#5

Hadiah Lebaran! Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Non-Subsidi

Terbaru

Berita | 1 jam yang lalu

Tips Memilih Jaket Motor untuk Cuaca Panas

Jaket motor bukan sekadar pelengkap gaya, tetapi juga berperan penting dalam melindungi pengendara dari cuaca ekstrem dan risiko kecelakaan.

Berita | 3 jam yang lalu

Ini Fakta Honda New CBR150R MotoGP Edition, Pengguna Livery Repsol Terakhir di Indonesia

Dalam artikel sebelumnya, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan tidak lagi melepas edisi Repsol Honda di Indonesia. Termasuk CBR150R ini.

Berita | 20 jam yang lalu

Update Harga Yamaha Fazzio Hybrid-Connected per April 2025

Sekadar catatan, keseluruhan harga terbaru Yamaha Fazzio ini bersumber dari laman resmi Yamaha Indonesia dan merupakan on the road Jakarta.

Berita | 22 jam yang lalu

Saat Ini AHM Tak Lagi Jual Motor Berlivery Repsol Honda

Hadirnya Castrol sebagai pengganti posisi Repsol yang telah menjadi sponsor mereka di MotoGP sejak era GP500 di dekade 90-an berefek ke model yang dijual.

Sport | 23 jam yang lalu

Pimpin Klasemen MotoGP 2025, Alex Marquez: Mari Nikmati Momen Ini!

Rider bernomor 73 tersebut pun kini berhasil memuncaki tabel klasemen sementara perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025.

Beranda Trending Motor Listrik