Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Pasang Rem Cakram Vespa Sprint dan Primavera, Begini Caranya

Dipublikasikan : Selasa, 2 April 2019 13:45
Penulis : Catur Dharma

Vespa Primavera dan Sprint belum dibekali dengan disc brake belakang. Tenang, simak trik pasangnya di sini.

Bagi pengguna Vespa modern, tidak semua model dibekali dengan disc brake belakang seperti pada Vespa GTS dan 946. Nah, bagi yang belum dibekali disc brake, seperti Sprint dan Primavera, tidak perlu berkecil hati. Anda juga bisa mengaplikasikan cakram belakang untuk Vespa kesayangan.

Trik ini khusus bagi pengguna Vespa Sprint series dan Primavera terbaru yang dibekali pelek 12 inci. Kalau ingin menggunakan cakram belakang, bisa siapkan beberapa parts. Komponen tersebut antara lain beberapa parts orisinal Vespa GTS atau 946. Mulai dari gearbox, as roda, hub roda,packing, bearing, selang rem, kampas rem dan master rem. Jangan lupa sertakan juga pelek. Lingkar roda bisa disiapkan pelek depan yang memang sudah dirancang untuk disandingkan dengan disc brake. Bisa saja pakai pelek 12 inci lain, tapi harus beli sepasang karena nanti kembangnya bisa berbeda dengan pelek depan orisinal.

Baca Juga : Ragam Knalpot Lokal Vespa Modern, Performa Bisa Diadu

Setelah komponen sudah tersedia, prosesnya tergolong plug and play. langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengganti gearbox lama dengan yang baru. Dalam proses ini pastikan oli gearbox sudah kosong sebelum diganti. Namun, jangan lupa sertakan pemasangan packing, bearing dan hub roda agar pelek beserta disc dapat terpasang.

Kalau gearbox baru sudah terpasang, kini saatnya melakukan pemasangan as roda dengan yang baru. Dalam langkah pemasangan ini, gigi as roda pada Vespa yang lama harus dipasang di as roda yang baru agar gigi rasio dapat berjalan. Proses ini saja yang butuh kemampuan mekanis cukup tinggi.

“Nah untuk pemasangan as roda, yang harus diperhatikan adalah pemindahan gigi as roda yang lama ke as roda yang baru agar rasio dapat berjalan, pengerjaannya biasanya harus dibawa ke tukang bubut,” ujar Deny pemilik gerai Deny’s Custom yang bermarkas di Jl.Aria Putra No.104, Ciputat, Tangerang Selatan.

Setelah rumah untuk ban baru sudah terpasang, jangan lupa pasang slang rem dan ganti kampas rem dengan yang baru. Hal ini lantaran dengan gearbox yang lebih besar, otomatis kampas rem juga harus turut diganti. Nah setelah semua sudah terpasang, kini saatnya pasang pelek yang sudah disertakan dengan disc dan kaliper.

Langkah terakhir adalah melakukan pemasangan master rem dan slang rem yang baru di setang. Untuk master rem, biasanya diletakkan di dekat handle rem belakang, persis seperti master rem depan. Setelah selang rem dan master rem sudah terpasang, kini saatnya melakukan pengisian minyak rem ke master rem yang baru. Perlu digarisbawahi, proses ini membutuhkan waktu serta kesabaran yang ekstra.

“Nah, yang perlu diperhatikan lagi adalah saat pengisian minyak rem, lantaran pengisiannya itu membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus dikocok berulang-ulang sampai rem dapat berfungsi,” tambah Deny soal proses bleeding minyak rem untuk membuang angin palsu di sistem remnya.

Baca Juga : Spesifikasi BMW C 400 GT Baru Diperkenalkan di Indonesia, Supercanggih!

Menyoal budget,kocek yang harus disiapkan kurang lebih sekitar Rp 8 juta bila menggunakan parts standar. Nah, apabila ingin upgrade menggunakan parts racing atau aftermarket bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

Tertarik upgrade sistem pengereman?

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 3 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 7 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Komunitas| 10 jam yang lalu

Musyawarah Besar AHJ 2026 Digelar, Komunitas Motor Honda Jakarta Pilih Ketua Baru

Musyawarah Besar AHJ 2026 digelar di Jakarta sebagai forum tertinggi komunitas motor Honda. Agenda mencakup revisi AD/ART, laporan pengurus, dan pemilihan Ketua Presidium baru.

Berita| 11 jam yang lalu

Februari Penuh Promo, Vespa Tawarkan Diskon hingga Rp 12 Juta dan Bonus Helmet Resmi

Piaggio Indonesia menghadirkan program “You Know You Want It” dengan promo skuter premium hingga Rp 12 juta untuk Piaggio, Vespa, dan Aprilia

Berita| 12 jam yang lalu

Berita Populer: Jalan Berlubang, Pajak CRF250 Rally hingga Harga BBM Turun

5 berita otomotif terpopuler Otorider.com 26 Januari–1 Februari 2026, mulai dari kecelakaan jalan berlubang, pajak Honda CRF250 Rally, harga BBM Pertamina turun

Beranda Trending Motor Listrik