Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Jangan Salah Beli, Berikut Cara Mengukur Helm yang Tepat

Dipublikasikan : Minggu, 29 Agustus 2021 13:00
Penulis : Brian

Helm merupakan salah satu perangkat pelindung pengendara ketika menunggangi sepeda motor. Tanpa adanya helm, maka kepala akan tidak terlindungi dan sangat berbahaya jika terjadi kecelakaan.

Helm merupakan salah satu perangkat pelindung pengendara ketika menunggangi sepeda motor. Tanpa adanya helm, maka kepala akan tidak terlindungi dan sangat berbahaya jika terjadi kecelakaan. Namun bukan hanya asal menggunakan helm saja, memilih ukuran helm juga penting diketahui.

Mexvico dari Komunitas Belajar Helm mengatakan mengukur helm cukup sederhana karena dapat menggunakan meteran untuk baju. Caranya dimulai dari titik tengah dahi, kemudian meteran dibuat melingkar ke arah kepala. Jika sudah, maka hasil lingkar kepala bisa disesuaikan dengan ukuran yang tersedia pada setiap helm.

   Baca Juga: Kenali Jenis Helm, Mana yang Paling Sesuai Digunakan?

"Itu adalah ukuran sesuai lingkar kepala semua dan itu enggak akan berubah, pasti ukurannya sama. Kenapa ukurannya di situ, karena itu ukuran kepala. Jadi saat menggunakan helm, rasanya seperti pakai topi saja," ujar Mexvico saat dihubungi OtoRider beberapa waktu lalu.

Mexvico berpendapat jika ukuran helm terlalu sempit akan berbahaya, karena kepala akan mudah sakit dan dapat mengganggu konsentrasi. Sementara jika terlalu longgar juga berbahaya, karena tidak melindungi kepala dengan baik. Oleh karenanya ukuran lingkar kepala harus pas, sedangkan untuk busa pipi dapat disesuaikan kembali.

   Baca Juga: Jangan Terkecoh Kilometer Rendah Saat Beli Motor Bekas

"Nah untuk di cheekpad kanan kiri itu bisa dimodifikasi, makanya kalau helm branded itu dia modifikasinya bisa dicopot-copot ganti. Karena ada yang pipinya tembam ada yang tidak, nah itu beda-beda makanya bisa diganti," pungkasnya.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 3 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 6 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik