Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Jangan Salah Lagi! Ternyata Ini Cara Cek Tekanan Angin pada Ban Motor

Dipublikasikan : Selasa, 20 April 2021 15:00
Penulis : Thio Pahlevi

Terlebih lagi karena ban menjadi part yang bersentuhan langsung dengan aspal. Agar tetap mampu berfungsi optimal, ban juga perlu mendapatkan perawatan, salah satunya adalah menjaga tekanan angin.

Ban merupakan salah satu komponen terpenting pada motor. Terlebih lagi karena ban menjadi part yang bersentuhan langsung dengan aspal. Agar tetap mampu berfungsi optimal, ban juga perlu mendapatkan perawatan, salah satunya adalah menjaga tekanan angin.

Sayangnya, mayoritas pengendara kurang memerhatikan ketika mengecek tekanan angin ban motor. Umumnya pengendara melakukan pengecekan dengan cara menekan ban pakai tangan. Jika ban terasa empuk saat dipencet, berarti masih butuh tambahan angin. Kalau sudah keras maka dianggap cukup.

   Baca Juga: VIDEO: Lebih Dekat dengan Vespa Picnic 2021 - First Impression | Indonesia | OtoRider

Panca selaku tim Technical Warranty & Education Yamaha Madiun-Kediri menyebut jika cara tersebut kurang tepat. Seharusnya ukuran angin ban perlu disesuaikan dengan standar kebutuhan mobilitas sehari-hari penggunanya. Selain itu, penggunaan angin jenis nitrogen juga lebih disarankan dibanding angin biasa guna membuat kinerja ban lebih optimal.

 

Panca menambahkan nitrogen memiliki stabilitas yang jauh lebih baik daripada udara biasa. Ukuran angin ban motor dengan nitrogen tidak akan banyak berubah meski suhu sedang naik, baik karena cuaca maupun penggunaan di atas aspal. Penggunaan nitrogen juga dapat membuat ban lebih awet, terutama untuk tipe ban tubeless yang kini sudah menjadi standar di produk-produk terbaru Yamaha.

   Baca Juga: Klasmen MotoGP 2021 Usai Seri Portugal: Quartararo Puncak, Marquez 15 Besar

"Ukuran tekanan ban harus disesuaikan dengan standarnya untuk kebutuhan sehari-hari, para pengendara dapat mengatur tekanan ban, yaitu ban depan 200 kpa atau 29 Psi serta ban belakang 225 kpa atau 33 Psi. Akan lebih bagus lagi jika menggunakan angin berjenis nitrogen yang dapat menjaga suhu ban juga," jelas Panca.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 46 menit yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 1 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 3 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Sport| 5 jam yang lalu

Ban Zeneos Dukung Aktivitas Bermotor di Sirkuit Mandalika

Kolaborasi ini ditujukan untuk menunjang kelancaran operasional sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara di lintasan sirkuit yang dapat dinikmati masyarakat.

Berita| 7 jam yang lalu

Belum Wajib, Tapi Rem ABS Diproyeksikan Jadi Standar Motor di Indonesia

Kemenhub mendukung penggunaan rem ABS pada sepeda motor demi keselamatan. Wacana ABS wajib untuk semua motor di Indonesia kian menguat.

Beranda Trending Motor Listrik