Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Cek Kondisi Ban Saat Musim Hujan! Ini Alasannya

Dipublikasikan : Selasa, 21 Juni 2022 15:00

Jika ban tidak diperhatikan dengan baik bisa muncul berbagai bahaya saat mengendarainya. 

Ban menjadi salah satu faktor penting dalam kenyamanan berkendara, apalagi saat musim hujan yang lebih berisiko untuk para pengendara motor. Jika ban tidak diperhatikan dengan baik bisa muncul berbagai bahaya saat mengendarainya. 

Dilansir dari situs Suzuki, hal pertama yang harus diperhatikan dalam mengecek ban adalah melihat batas aman pemakaian ban yang bisa Anda lihat pada titik TWI (Thread Wire Indicator). Kalau titik tersebut sudah muncul, itu tandanya ban motor sudah perlu diganti. Titik TWI merupakan indikasi apakah ulir pembuangan air dari ban masih bisa berfungsi dengan maksimal atau tidak.

   Baca Juga : Jangan Tunggu Rusak! Ini 4 Tanda Ban Motor Harus Diganti

Namun ingat, jangan ganti ban sembarangan. Sebaiknya pasang motor Anda dengan ban yang masih memiliki kembangan cukup dalam serta motif rapat. Rata-rata pabrikan ban di Indonesia sudah menyesuaikan dengan kondisi jalanan di Tanah Air, saat musim panas ataupun hujan untuk berkendara dengan baik dan disarankan menggunakan ukuran ban yang sama.

Ingat juga untuk tidak mengganti dengan ukuran ban yang lebih kecil. Ban kecil memiliki kontak area ke jalanan yang lebih sedikit. Setelah memilih ukuran ban, jangan lupa juga untuk menggunakan tekanan angin yang dianjurkan. Untuk pengguna ban harian bisa mengikuti patokan standar, sedangkan ban balap atau sport akan lebih baik lebih rendah 1-2 psi dari standarnya.

   Baca Juga : Penyebab Busi Motor Cepat Rusak, Apa Saja?

Jika mengunakan ban balap disarankan pressure di awal 18 psi kurangi 1 atau dua bar. 18 psi jadi 16 atau 17. Ban balap umumnya punya alur yang agak jarang. Begitu basah, ban jenis ini akan membutuhkan lebih banyak buangan air. Nah, untuk bisa lebih menapak di jalanan basah, ban balap sebaiknya dikurangi anginnya.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 3 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 6 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik