Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Pakar Safety Riding Beri Tips Berkendara Motor Rangka eSAF

Dipublikasikan : Kamis, 24 Agustus 2023 21:00
Penulis : Benny Averdi

Jika sasis patah saat di jalan, selain berakibat cidera juga berbahaya bagi pengguna jalan lain.

OTORIDER - Rangka ehanched Smart Architecture Frame (eSAF) tengah diperbincangkan di sosial media dalam beberapa waktu belakangan terkait dugaan adanya karat, keropos, bahkan patah. Namun demikian, banyak juga pengguna yang merasa motor Honda-nya 'baik-baik saja'.

Jusri Pulubuhu selaku Lead Instructor dan pemilik Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) memberikan sejumlah tips bagi para pengendara motor yang memakai rangka eSAF.

   Baca Juga: Pacific Hadirkan Prototipe Motor Listrik Whizz di GIIAS 2023

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. "Dipastikan penggunaanya sesuai dengan peruntukan motor tersebut, seperti tidak mengangkut beban berat, tidak digunakan untuk olah raga bermotor, intinya tidak 'disiksa'. Sehingga, komponen di motor tersebut tidak mendapat beban yang berlebihan," terang Jusri.

"Sebaiknya lakukan langkah-langkah antisipasi, seperti menggunakan motor dengan semestinya, tidak melebihi kecepatan maksimum di jalan, tidak mengangkut beban berlebih," ujarnya.

Ia pun menyarankan agar menyempatkan waktu untuk memeriksa kondisi sasis. "Tak usah ragu mencuci bagian motor yang tertutup cover bodi, seperti rangka, rajin dibersihkan dan diperhatikan. Jika ada retakan, jangan dipakai sebelum retakan di sasis diatasi dengan baik," kata Jusri.

Jusri menambahkan, ketika berkendara dan sasis patah di jalan, bisa menyebabkan banyak kerugian. "Baik cedera bagi pengguna karena terjatuh, juga bisa jadi penyebab kecelakaan orang lain yang ada di jalan tersebut. Misal, karena menghindari motor yang jatuh, pengendara lain malah jadi bertabrakan dengan yang lainnya atau karena mengerem mendadak, sehingga tertabrak orang dari belakang," ungkapnya.

Berkendara defensive atau antisipatif juga sebaiknya dilakukan. "Berkendara di dalam kota, tidak lebih dari 50 km/jam atau sesuai rambu-rambu yang ada di jalan. Kemudian jika jalanan berlubang, sebaiknya tak perlu kencang, mungkin paling tinggi 30 km/jam. Sehingga, jika jatuh bisa mengurangi risiko cedera," kata lelaki kelahiran 1960 itu.

   Baca Juga: Kasus Rangka eSAF, YLKI: Honda Harus Beri Ganti Rugi dan Kompensasi

Menurut Jusri, pengguna motor harian tentu tidak akan menyangka rangkanya bakal patah, sehingga risikonya pun tak disangka. Lain halnya motor yang memang digunakan untuk olah raga, pengguna sudah tahu risiko yang dihadapi.

"Saat olah raga motor, tak sedikit dijumpai sasis patah saat digunakan, tentu karena penggunaan ekstrem. Tetapi, itu kan di lintasan tertutup, kalau di jalanan akan lebih berbahaya," katanya. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Penjualan Motor Suzuki Tembus 16.000 Unit Sepanjang 2025

#5

Update Harga Yamaha Nmax Turbo dan Tech Max Februari 2026, Ini Daftarnya

Terbaru

Berita| 47 menit yang lalu

Motor Listrik Honda UC3 Sudah Terdaftar di PDKI, Siap Masuk Indonesia? Ini Kata AHM

PT Astra Motor Honda menghadirkan motor listrik Honda UC3 di IIMS 2026. Skuter elektrik futuristis ini punya lampu LED DRL memanjang, port charging depan, serta tiga mode berkendara

Berita| 1 jam yang lalu

Hadir di IIMS 2026, Pacific Bike Perkenalkan E-Moped dan E-Motor Generasi Terbaru

Kehadiran Pacific Bike di ajang berskala internasional ini sebagai wujud eksistensi sekaligus komitmen Pacific Bike kepada publik di tanah air.

Motor Listrik| 1 jam yang lalu

Indomobil eMotor Hadirkan Motor Listrik QT di IIMS 2026 dengan Peluncuran Motor Listrik

Indomobil eMotor menghadirkan motor listrik terbaru di IIMS 2026. Model anyar ini tampil modern, ramah lingkungan, dan siap meramaikan persaingan EV roda dua di Indonesia.

Berita| 1 jam yang lalu

Benelli Motor Indonesia Luncurkan Motor Cruiser dan Adventure di IIMS 2026

Tampil berbeda dalam satu waktu peluncuran, cruiser Benda LFC700 dan motor adventure Morbidelli T530X, diluncurkan dengan diskon Rp 10 juta.

Berita| 1 jam yang lalu

Scomadi Indonesia Luncurkan Line-up Terbaru di IIMS 2026

Perusahaan skuter bergaya British itu meluncurkan line-up terbaru dan Scomadi Limited Edition Collection.

Beranda Trending Motor Listrik