Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Bahas Parts : Rem, Si Pengurang Laju, Apa Saja Bahannya?

Dipublikasikan : Kamis, 11 September 2025 14:05
Penulis : Benny Averdi

Berfungsi menurunkan kecepatan secara bertahap baik hingga berhenti atau pun tidak, rem merupakan komponen penting pada motor.

(Foto : Otorider/undefined)
(Foto : Otorider/undefined)

OTORIDER – Saat terlalu laju, pengendara motor akan menggunakan perangkat ini untuk menurunkan kecepatan motornya, yaitu menarik tuas rem yang terhubung dengan roda depan, juga menekan pedal rem untuk menurunkan putaran roda belakang.

Meski pada skuter, rata-rata baik rem depan maupun belakang dioperasikan menggunakan tuas yang ditarik (kanan rem depan, kiri rem belakang).

Tetapi pada prinsipnya tetap sama, mengurangi putaran roda depan maupun belakang, sehingga laju motor akan berkurang hingga sesuai dengan kecepatan yang diinginkan.

Pada dasarnya, bahan dari brake pad maupun kampas rem adalah 

Kampas Rem Organik

Bahan: Serbuk kayu, karbon, asbes (tidak digunakan lagi), dan bahan organik lainnya. 

KelebihanSenyap, pengereman lembut, dan cocok untuk mengemudi normal. 

KekuranganCepat aus, mudah overheat, dan peforma menurun pada suhu tinggi. 

Kampas Rem Semi-Metal/Semi-Organik

Bahan: Campuran bahan organik dan logam seperti serbuk besi, serbuk tembaga, atau grafit. 

KelebihanPerforma lebih baik pada suhu tinggi dibanding organik dan lebih tahan lama. 

KekuranganProses pengereman lebih berisik dan lebih keras untuk rotor rem. 

Kampas Rem Sinter/Full Metal

Bahan: Komposisi serbuk logam yang lebih tinggi atau material logam murni. 

KelebihanPerforma sangat baik pada suhu ekstrem. 

KekuranganPengereman lebih berisik dan rotor rem menjadi lebih keras. 

Kampas Rem Keramik

Bahan: Perpaduan bahan keramik seperti karbon, silikon, dan serat aramid. 

KelebihanDaya cengkram superior dan tahan lama, mengurangi suara gesekan, dan tahan panas. 

KekuranganBiaya lebih tinggi dan performa tidak sebaik logam pada suhu ekstrem. 

Bahan Kampas Rem Berbasis Asbes (Sudah Ditinggalkan)

“Rem berbahan asbesm sudah lama tidak diproduksi, karena dianggap tidak baik bagi kesehatan,” ungkap Ade Rachmat dari ARP Motorsport & Service di kawasang Pamulang, Tangsel, dalam sebuah kesempatan.

Bahan: Asbes (serat asbes). 

KelebihanMampu menahan temperatur tinggi dengan sangat baik. 

Kekurangan: Berbahaya bagi kesehatan karena debunya bersifat karsinogenik (penyebab kanker). 

Nah, dengan mengetahui bahan baku untuk kampas rem tersebut, diharapkan pengguna menjadi lebih bijak dalam memilihnya. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 7 jam yang lalu

Livery tim Ducati Lenovo MotoGP 2026 Diluncurkan, Merayakan 100 Tahun Eksistensinya

Madonna di Campiglio, , menjadi tuan rumah Campioni in Pista untuk empat tahun berturut-turut dari peluncuran tim Ducati Lenovo.

Berita| 9 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 10 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 11 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 13 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Beranda Trending Motor Listrik