Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Salah Menggunakan Standar Samping Motor Matik, ECU Terbakar

Dipublikasikan : Rabu, 21 Mei 2025 14:11
Penulis : Benny Averdi

Motor matik memiliki fitur mematikan mesin jika standar sampingnya turun. Fasilitas ini malah sering digunakan untuk mematikan mesin saat akan parkir.

Soket Terbakar (Foto :istimewa)
Soket Terbakar (Foto :istimewa)

OTORIDER – Hampir semua motor matik, memiliki fitur mesin tidak menyala ketika standar samping turun. 

Tujuannya demi keselamatan, supaya pengendara tidak melaju dengan kondisi standar samping masih turun, karena bisa membuat pengendara jatuh.

Namun, pengguna kerap memanfaatkan hal ini justru kebalikannya. Mereka malah mematikan mesin dengan menurunkan standar samping sesaat sebelum parker.

“Cara itu kerap dilakukan, padahal bisa berbahaya bagi komponen kelistrikan di motor, seperti soket dan paling parah ECU terbakar,” terang Yongi Setiadi, dari Yong’s Motor di Kawasan Lengkong Kecil, Bandung.

Lelaki yang pernah mengenyam pelatihan mekanik Honda di Negeri Sakura itu mengatakan, hal itu bisa terjadi karena kelistrikan ‘diputus’ mendadak, seolah dipaksakan, padahal sedang ada arus yang mengalir, sehingga terjadi korsleting.

Jadi, menurut lelaki yang memiliki pengalaman 54 tahun dalam dunia mekanik motor itu, sebaiknya tidak membiasakan mematikan mesin melalui standar samping.

“Gunakan selalu kunci kontak untuk mematikan mesin, karena memang fungsinya seperti itu,” ujar salah satu mekanik jawara Honda NSR tersebut.

Pantesan, saya merasa memakai motor seperti biasanya, ternyata tidak mau nyala karena ECU terbakar,” terang Rahman, pengguna Honda BeAT 2013.

Meski tidak merasa kerap mematikan mesin dengan menurunkan standar samping, ia pun tak menampik hal itu mungkin terjadi. 

“Karena tidak saya sendiri saja yang menggunakan motor tersebut, anak dan istri juga,” terang warga Jatibening 2, Bekasi itu. (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Motor Listrik| 53 menit yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Berita| 3 jam yang lalu

Morbidelli T502X Siap Debut di IIMS 2026, Calon Penantang Honda CB500X

Morbidelli T502X mengombinasikan desain khas Italia dengan kemampuan bertualang fungsional. Motor ini disebut jadi penantang CFMoto 450 MT dan Honda CB500X.

Berita| 5 jam yang lalu

Teaser Sudah Dirilis, Royal Enfield Bear 650 Dipastikan Meluncur di IIMS 2026

Selain diumumkan di pra event IIMS 2026, kepastian kehadiran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat melalui unggahan teaser di akun Instagram resmi Royal Enfield.

Berita| 6 jam yang lalu

Italjet R200 Siap Meluncur di IIMS 2026, Jadi Skutik Entry Level Baru

Italjet R200 digadang-gadang menjadi penerus dari Italjet Speedster 200 yang telah lebih dulu meluncur di Indonesia pada tahun lalu.

Sport| 8 jam yang lalu

Marc Marquez Langsung Ngebut di Tes MotoGP Sepang, Tinggalkan Toprak 1,8 Detik

Marquez menunjukkan progres yang konsisten sepanjang hari, sebelum akhirnya memaksimalkan sesi FP2 dengan peningkatan signifikan di menit-menit akhir.

Beranda Trending Motor Listrik