Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Tips Memilih Busi untuk Motor Mesin Bore Up, Agar Terhindar dari Overheat

Dipublikasikan : Selasa, 11 Februari 2025 09:30

Setelah melakukan modifikasi bore up pada mesin motor, pemilihan busi yang tepat adalah langkah krusial untuk menjaga performa mesin.

Busi NGK Iridium. (Foto: Otorider/Gemilang)
Busi NGK Iridium. (Foto: Otorider/Gemilang)

OTORIDER - Modifikasi mesin motor dengan metode bore up kini menjadi pilihan banyak pengendara yang ingin meningkatkan performa sepeda motor mereka. Dengan meningkatkan kapasitas silinder, tujuan utamanya adalah mendapatkan tenaga yang lebih besar dan optimal.

Namun, setelah melakukan modifikasi tersebut, pemilihan komponen pendukung, khususnya busi, memegang peranan yang sangat penting untuk menjaga agar performa mesin tetap maksimal dan lebih awet.

Mengapa Pemilihan Busi Penting untuk Mesin Bore Up?

Meningkatnya kapasitas silinder ini tentunya akan meningkatkan daya mesin, namun hal ini juga membawa konsekuensi pada cara kerja mesin itu sendiri. Mesin yang telah dimodifikasi melalui bore up akan menghadapi tekanan dan suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi awalnya.

Peningkatan kapasitas mesin akan mempengaruhi proses pembakaran yang berlangsung dalam ruang bakar. Pembakaran yang lebih agresif ini membutuhkan perhatian khusus dalam pemilihan komponen-komponen yang mendukung kinerja mesin agar tetap efisien. Salah satu komponen vital yang harus diperhatikan adalah busi.

Mengapa Pemilihan Busi Sangat Penting?

Saat kapasitas mesin ditingkatkan, proses pembakaran akan semakin intens dan menghasilkan suhu yang lebih tinggi. Hal ini memerlukan busi yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem tersebut. Jika busi yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi mesin yang telah dimodifikasi, berbagai masalah dapat muncul, mulai dari performa mesin yang menurun hingga kerusakan pada komponen mesin lainnya.

Jika busi yang digunakan tidak sesuai, maka dapat menyebabkan knocking (detonasi), overheat, hingga penurunan performa. "Setelah mesin diubah, pastinya perlu pakai busi yang punya eleketroda yang bagus. Seperti yang terbuat dari Paladium maupun Iridium," papar Aftermarket Technical Support PT Nittera Mobility Indonesia yang memproduksi busi NGK, Diko Octaviano saat ditemui Otorider di Jakarta.

Selain itu, busi standar mungkin tidak mampu menangani tekanan pembakaran yang lebih tinggi setelah bore up. Percikan api yang dihasilkan bisa menjadi tidak stabil, menyebabkan pembakaran tidak sempurna, yang akhirnya berdampak pada penurunan tenaga mesin. "Risikonya busi bisa overheat dan rawan pecah," ungkap Diko.

Dengan begitu, menggunakan busi kualitas elektroda yang baik, seperti yang terbuat dari bahan paladium atau iridium, mampu bertahan dalam kondisi ekstrem dan meningkatkan efisiensi pembakaran.  (*)

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Fatal, Warga Bisa Tuntut Penyelenggara Jalan

#2

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#3

Berita Populer: Dampak Dolar AS ke Motor Listrik Polytron dan Motor Honda Paling Laris

#4

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#5

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

Terbaru

Sport| 5 jam yang lalu

Mario Bezzecchi 'Menikahi' Motornya Untuk Beberapa Tahun

Rider asal Italia, Mario Bezzecchi baru saja melakukan kontrak dengan Aprilia Racing untuk beberapa tahun. Isinya mirip perjanjian nikah.

Berita| 8 jam yang lalu

Vespa Luncurkan 946 Horse, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Vespa kembali meluncurkan versi ‘Shio’ dalam menyambut Tahun Kuda (2026) dengan Vespa 946 Horse. Ini menjadi model keempat edisi kalendar Lunar.

Komunitas| 12 jam yang lalu

Musyawarah Besar AHJ 2026 Digelar, Komunitas Motor Honda Jakarta Pilih Ketua Baru

Musyawarah Besar AHJ 2026 digelar di Jakarta sebagai forum tertinggi komunitas motor Honda. Agenda mencakup revisi AD/ART, laporan pengurus, dan pemilihan Ketua Presidium baru.

Berita| 13 jam yang lalu

Februari Penuh Promo, Vespa Tawarkan Diskon hingga Rp 12 Juta dan Bonus Helmet Resmi

Piaggio Indonesia menghadirkan program “You Know You Want It” dengan promo skuter premium hingga Rp 12 juta untuk Piaggio, Vespa, dan Aprilia

Berita| 14 jam yang lalu

Berita Populer: Jalan Berlubang, Pajak CRF250 Rally hingga Harga BBM Turun

5 berita otomotif terpopuler Otorider.com 26 Januari–1 Februari 2026, mulai dari kecelakaan jalan berlubang, pajak Honda CRF250 Rally, harga BBM Pertamina turun

Beranda Trending Motor Listrik