Hujan Makin Sering Turun, Ini 5 Cara Biar Aman di Jalan
Jalan yang licin, jarak pandang berkurang, hingga genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan bila pengendara tidak mempersiapkan diri dengan baik.
OTORIDER — Musim hujan menghadirkan tantangan besar bagi pengendara sepeda motor di seluruh Indonesia. Termasuk yang mulai kerap terjadi pekan ini.
Jalan yang licin, jarak pandang berkurang, hingga genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan bila pengendara tidak mempersiapkan diri dengan baik.
Mengantisipasi hal ini, Wahana Honda melalui program Safety Riding Promotion membagikan sejumlah tips penting agar pengendara tetap aman selama berkendara di tengah hujan.
“Hujan bukan hal mudah dihadapi oleh para pengendara sepeda motor, ini seperti tantangan yang harus diselesaikan secara hati-hati dan penuh tanggung jawab,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer Honda wilayah Jakarta dan Tangerang.
1. Periksa dan Pastikan Motor dalam Kondisi Prima
Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua komponen motor berjalan normal, terutama sistem pengereman, kelistrikan, dan ban. Pemeriksaan tersebut penting agar tidak mengalami masalah teknis saat hujan turun. Jika ditemukan gangguan, segera lakukan servis di bengkel resmi AHASS terdekat.
2. Rencanakan Rute Perjalanan dengan Cermat
Cuaca hujan sering menyebabkan kemacetan atau bahkan banjir di beberapa titik. Gunakan aplikasi peta digital dan informasi lalu lintas real-time untuk memilih rute paling aman dan menghindari daerah berisiko.
3. Patuhi Marka Jalan dan Rambu Lalu Lintas
Marka dan rambu lalu lintas tetap wajib diikuti meski cuaca buruk datang. Kedua elemen ini memberi panduan penting, terutama saat visibilitas turun tajam di tengah hujan deras.
4. Berkendara dengan Lebih Hati-Hati
Jalanan basah sangat berpotensi menyebabkan ban selip. Pengendara dianjurkan untuk:
- Mengurangi kecepatan,
- Menghindari pengereman mendadak,
- Menjaga jarak aman lebih jauh dengan kendaraan di depan.
Langkah ini membantu mencegah tergelincir dan memberikan waktu reaksi lebih panjang bila terjadi situasi tak terduga.
5. Gunakan Jas Hujan yang Tepat
Pemilihan jas hujan juga berpengaruh terhadap keselamatan. Jas hujan model setelan (baju dan celana) lebih dianjurkan dibanding ponco, karena tidak mudah tersangkut pada bagian motor seperti roda atau rantai.
“Meski kondisi hujan, pengendara sepeda motor harus tetap hati-hati dan selalu waspada dengan kondisi sekitar. Pahami risiko yang muncul jika berkendara secara tidak hati-hati, dan selalu penuh perhitungan dalam mengambil keputusan di jalan,” tutup Agus Sani, menekankan pentingnya mental berkendara yang siap menghadapi cuaca buruk. (*)