Pilih Busi Racing Yang Tepat, Ini Panduannya

Pilih Busi Racing Yang Tepat, Ini Panduannya

Sebentar lagi musim balap 2017 semakin dekat, beberapa tim balap sudah memulai mempersiapkan diri. Hal yang yang utama di cermati dibagian pengapian antara lain pemilihan busi. Bagaimana tips memilih busi racing yang tepat serta harus diperhitungkan beberapa faktor busi itu sendiri.

Yang pertama celah busi, karena semakin kecil celah busi akan semakin sedikit konsumsi listrik yang dibutuhkan, sehingga akan menimbulkan umur pemakaian busi dapat diperhitungkan. Selain celah busi, diameter elektroda berperan besar dalam mengantarkan arus listrik yang tejadi antara elektroda pusat dengan elektroda ground, sehingga dapat berpengaruh dalam proses pembentukan api yang terus membesar untuk mengurangi efek quenching.

“Untuk dapat mengurangi penggunaan listrik (sparking voltage), penggunaan busi dengan diameter elektroda yang kecil akan efektif. Selain itu pemilihan bahan juga berpengaruh dalam meningkatkan performance dan durability,” ujar Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

Sementara untuk pemilihan busi yang cocok untuk kebutuhan balap hal yang harus diperhatikan seperti, bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston, jika salah memilih akan berakibat piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar.

Busi yang baik adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut. Busi yang baik dalam proses transfer panas yang diterima busi kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah busi itu panas atau busi dingin.

Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulsa elektrik yang dapat menyebabkan mesin bermasalah.

“Soal produk busi racing yang tepat.  Busi racing NGK adalah busi yang sudah bersahabat di sirkuit-sirkuit balapan Indonesia maupun Internasional dengan ciri khas sebutan “Busi Merah” di desain khusus untuk engine yang sudah mengalami peningkatan kompresi dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power,” ujar Diko.

Sebagai alternatif untuk pengganti busi racing beberapa pilihan busi yang diperuntukkan untuk kendaraan harian, dapat digunakan sebagai alternatif kebutuhan balap selain busi Racing Competition:

1. G-Power

Generasi busi berbahan platinum yang hanya dimiliki oleh NGK, khusus untuk kendaraan yang membutuhkan response yang cepat dengan durability yang lebih baik dari standar, inti api cepat membesar.

2. Iridium

Produk dengan ciri khas berwarna biru yang dilengkapi dengan bahan material iridium yang mampu bertahan pada tingkat panas tinggi, lebih baik dalam penggunaan bahan bakar, pertumbuhan inti api cepat meluas, respon meningkat, durability lebih lama dan anti karbon fouling.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

CarReview.id