Helm Ini Bisa Menyimpan Data Kesehatan Penggunanya
Perusahaan helm asal Italia, Caberg membuat inovasi yang berkaitan dengan keselamatan penggunanya dengan menyimpan data pada helm.

OTORIDER – Pada saat terjadi keadaan darurat, petugas kesehatan memerlukan data kesehatan korban atau orang yang terlibat kecelakaan di jalan.
Caberg, membuat helm yang mampu menyimpan data kesehatan penggunanya, yang bisa digunakan pada kondisi darurat.
Perangkat tersebut diberi jenama ‘SOS Medical ID’ adalah sistem data berbasis mikrochip yang dirancang untuk terintegrasi sepenuhnya ke dalam helm sepeda motor.
Sistem ini dikembangkan oleh merek helm Italia, Caberg, yang berbasis di Bergamo, Italia dan memungkinkan informasi pribadi, data medis penting, dan kontak darurat untuk disimpan dan diakses dengan cepat dan aman.
“Data kesehatan tentunya akan berguna ketika pasien dalam keadaan darurat dibawa ke IGD,” terang dr Oki, dokter pada sebuah Rumah Sakit di Jakarta, pada sebuah kesempatan.
Menurut perusahaan tersebut, sistem ini menggunakan teknologi NFC (Near Field Communication) untuk membuat data yang tersimpan mudah diakses oleh mereka yang mungkin perlu turun tangan jika terjadi peristiwa kritis, seperti dilansir Motorcyclenews.com.
Sebagian besar ponsel pintar modern menggunakan teknologi NFC – termasuk semua produk Apple sejak iPhone 6.
Untuk mengaksesnya, cukup dekatkan ponsel pintar yang kompatibel (dilengkapi NFC) ke area khusus pada helm.
Tanpa perlu aplikasi, tag, atau kode tambahan, Anda dapat langsung mengakses informasi penting seperti alergi, kondisi medis, golongan darah, kontak darurat, dan, jika tersedia, lokasi pengendara.
Saat ini, SOS Medical ID tersedia pada empat model dalam jajaran helm Caberg. Model-model tersebut meliputi Drift Evo II, helm sport-touring full-face dengan harga mulai dari £259.99 (setara Rp 5,8 jutaan) hingga £379.99 (setara Rp 8,6 jutaan), dan GP01 – helm balap karbon premium yang harganya mulai dari £399.99 (RP 9 jutaan). (*)










