Suzuki Tunda Peluncuran Motor Listrik di Indonesia, Fokus Jual Motor Bensin

Dipublikasikan : Sabtu, 31 Januari 2026 08:37

Suzuki Indonesia menunda rencana peluncuran motor listrik di Tanah Air dan memilih fokus pada pemasaran motor bensin yang sudah ada.

Suzuki Tunda Peluncuran Motor Listrik di Indonesia, Fokus Jual Motor Bensin
Suzuki e-Access (Foto : Otorider)
Otorider hadir di WhatsApp Channel Follow

OTORIDER - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan kembali fokusnya pada pemasaran motor bensin konvensional (ICE) di Indonesia sebelum meluncurkan motor listrik secara resmi di pasar domestik. Keputusan itu diambil menyusul peluncuran model baru Suzuki yang dilakukan pada akhir tahun lalu.

“Motor listrik tahun ini kami fokus pada pemasaran produk existing terlebih dahulu, mengingat model baru kami tersebut juga baru diluncurkan pada akhir tahun,” ujar 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, Teuku Agha, dalam acara media gathering Suzuki di Jakarta, Kamis (29/1).

Suzuki Sebut Motor Listrik Akan Masuk, Tapi Tunggu Waktu yang Tepat

Padahal pada tahun 2025 lalu, Suzuki sempat membuka peluang untuk mendatangkan unit motor listrik ke Indonesia. Hal itu terlihat dari keberadaan model e-Access yang telah dipasarkan di India dan pada pameran Tokyo Motor Show 2025.

Menurut Teuku Agha, Suzuki sebenarnya sudah memetakan rencana masuknya motor listrik ke pasar Indonesia. Namun, perusahaan memilih untuk melihat perkembangan pasar terlebih dahulu.

“Rencananya sudah ada, tapi lihat dulu perkembangannya tadi. Karena kami juga melihat perkembangan motor listrik, tidak bisa langsung semua dimasukin. Ada pertimbangan dan strategi perusahaan untuk pasar Indonesia. Sampai saat ini kami masih pakai yang ICE kan,” katanya pada kesempatan sebelumnya.

Suzuki
Suzuki e-Address Tampil di TMS 2025 (Foto : Otorider/Ahmad biondi)

Pemerintah Tidak Berikan Insentif Motor Listrik Tahun 2026

Keputusan Suzuki untuk tetap memprioritaskan motor bensin dinilai tepat, terutama setelah kebijakan terbaru pemerintah terkait kendaraan listrik.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan insentif pembelian motor listrik pada tahun 2026. Kebijakan ini muncul berdasarkan pertimbangan fiskal dan manfaat ekonomi secara keseluruhan.

“Motor listrik tidak diberikan insentif tahun ini. Pertimbangannya karena kita memahami kekuatan fiskal seperti apa. Cost and benefit mana yang paling tinggi, yang lebih bermanfaat bagi perekonomian secara keseluruhan,” ujar Agus usai acara Indonesia Semiconductor Summit (ISS) 2026 di Bandung, Kamis (29/1).

Harapan Pemerintah agar Pasar Tetap Bergerak

Menteri Perindustrian berharap keputusan ini dapat menghilangkan spekulasi di masyarakat dan pelaku usaha, terutama terkait ekspektasi adanya subsidi atau insentif.

Dengan kejelasan kebijakan tersebut, diharapkan pasar motor listrik Indonesia tetap bergerak sejak awal 2026, tanpa tertahan oleh sikap wait and see dari konsumen maupun pabrikan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telegram Channel
Google News
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Bagikan  

Video

Tetap Terhubung Bersama Kami
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
[email protected] (Redaksi)
[email protected] (Marketing)
OTORIDER.com Member of : Logo Bintang Langit Multimedia
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.