Basah Sejak Start, Begini Serunya Touring Saat Hujan
Sejak berangkat dari titik kumpul di Diler Yamaha Mekar Cibinong, hujan deras sudah mengguyur rombongan dan terus menemani hingga tiba di RDM Villa, Sentul.

OTORIDER - Perjalanan singkat dari Cibinong menuju Sentul, Bogor, berubah menjadi pengalaman menantang sekaligus seru bagi ratusan peserta touring yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT), Jumat (23/1).
Sejak berangkat dari titik kumpul di Diler Yamaha Mekar Cibinong, hujan deras sudah mengguyur rombongan dan terus menemani hingga tiba di RDM Villa, Sentul.
Sedikitnya 100 peserta ambil bagian dalam touring ini. Cuaca hujan memaksa seluruh peserta lebih siaga, baik secara fisik maupun fokus berkendara.
Rute yang dipilih menyajikan tantangan beragam, mulai dari kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Bogor, kawasan Summarecon Bogor, hingga tanjakan ekstrem menuju Bukit Pelangi.
Di area menanjak Summarecon–Bukit Pelangi, peserta dihadapkan pada tikungan-tikungan tajam yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Kondisi jalan yang tidak sepenuhnya mulus, lubang akibat curah hujan tinggi, genangan air, serta pasir di beberapa titik turut menambah tingkat kesulitan perjalanan.
Meski demikian, touring ini tak sekadar menjadi ajang berkendara. Para jurnalis peserta merasakan langsung dinamika berkendara di berbagai kondisi jalan sekaligus mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara.
“Berkendara di tengah hujan menguji kesiapan dan fokus, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan di segala kondisi,” kata Arie Prasetya, Ketua Umum FORWOT.
Lebih lanjut, menurutnya kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan FORWOT bertema “Indonesia’s Automotive Outlook 2026”, yang berlanjut dengan diskusi industri otomotif.
Arie juga menyebut touring sebagai agenda penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkaya wawasan anggota di tengah tantangan industri otomotif tahun 2026.
“Touring ini bukan sekadar riding, tapi juga ajang berbagi informasi dan edukasi di tengah tantangan industri otomotif 2026,” pungkasnya. (*)










