Ducati Bocorkan Hal yang Bisa Membantu Bagnaia
Peluncuran livery Ducati Lenovo musim 2026, disertai bocoran pembaruan signifikan pada GP26, yang akan mendukung performa Francesco Bagnaia.

OTORIDER – Ducati meluncurkan livery ikoniknya untuk musim balap 2026, di Campiglio, Italia, Senin (19/1) lalu.
Pabrikan asal Italia dengan ridernya Marc Marquez, yang mendominasi musim 2025 dengan 11 kemenangan Grand Prix sehingga mengantarnya meraih gelar Juara Dunia ke-7 kali.
Hal yang berbeda dengan rekan setimnya Francesco Bagnaia, mantan Juara Dunia dua kali itu hanya memenangkan dua Grand Prix, dan berakhir dengan klasemen ke-5 MotoGP 2025. Hal terburuknya selama menjadi rider pabrikan Ducati.
Pecco yang memiliki kemampuan mengeremnya yang terkenal, tak mampu mengaplikasikan pada tunggangannya karena ia merasakan kesulitan di bagian depan Ducati GP25 itu.
Bahkan, demi kenyamanan Pecco, Ducati pun mengubah bagian yang dipermasalahkan itu hingga menggunakan komponen dari Ducati 2024.
Namun, Ducati tetap bungkam tentang apa yang mereka lakukan pada motor Bagnaia, meskipun Gigi Dall’Igna akhirnya menunjuk perangkat ride-height motor baru sebagai akar penyebab masalah pada motornya, seperti dilansir Crash.Net.
Tetapi, pada hari Senin, di kala peluncuran livery yang akan digunakan tim Ducati Lenovo pada GP 2026, Dall’Igna dan Direktur Teknis Davide Barana, mengisyaratkan melakukan peningkatan pada sistem ride height di Ducati GP26.
Davide Barana mengatakan: “Motor MotoGP adalah sistem yang sangat kompleks. Kami telah bekerja di berbagai bidang untuk memperbaikinya. Tentu saja, kami ingin meningkatkan performa sasis dengan mengurangi getaran, karena itu merupakan keluhan yang cukup sering terjadi tahun lalu. Dan juga meningkatkan stabilitas motor, terutama di sirkuit berkecepatan tinggi seperti Assen atau Phillip Island,” ungkapnya.
“Dengan bangga saya katakan, kami akan menghadirkan versi terbaru dan tercanggih dari perangkat ride-height motor kami sebelum larangan tahun depan,” lanjutnya.
“Saya pikir perangkat ride-height motor itu sesuatu yang istimewa. Itu sesuatu yang harus kita singkirkan di akhir tahun karena aturan. Kita mengubahnya setiap tahun, karena sangat penting untuk performa. Jadi, itu bagian yang sangat cerdas,” Luigi Dal’Igna menambahkan.
Ducati memelopori perangkat ride-height pada 2018, dan dikembangkan lebih lanjut untuk bisa diterapkan pada bagian depan dan belakang.
Perangkat ride-height untuk digunakan saat start di bagian depan, telah dilarang pada 2024, begitu pun pada bagian belakang yang dihapus untuk perubahan aturan di 2027. (*)


,_koleksi_apparel_resmi_terbaru_vespa._2026_po7q.webp)


_2025_2025_6h0o.webp)




