Honda G Concept, Awal Mula Pengembangan Motor Dengan Rangka eSAF
Rangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) saat ini menjadi andalan beragam skuter matik Honda.
OTORIDER - Rangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) saat ini menjadi andalan beragam skuter matik Honda. Mulai dari motor sejuta umat Honda Beat, hingga ke varian lain seperti Genio, Scoopy serta Vario 160 dan Stylo 160.
Sedikit bernostalgia, rangka eSAF pertama diperkenalkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai bagian dari Honda Project G Concept. Skuter konsep yang pertama kali hadir di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 silam.
"Pada kesempatan IMOS kali ini kita memperkenalkan produk konsep yang dinamakan Project G atau Next Generation," kata Marketing Director saat itu yang masih dijabat oleh Thomas Wijaya. Saat ini Thomas Wijaya sudah naik jabatan menjadi Executive Vice President Director PT AHM.
Tak sedikit yang menganggap motor ini bakal jadi penerus Scoopy. Karena adanya tampilan setang terbuka dengan panel spidometer full digital. Desainnya sendiri terlihat elegan dengan bentuk yang lebih aerodinamis ketimbang Scoopy.
Saat itu, Honda Project G Concept menjadi bahan studi AHM terhadap motor berpenampilan retro yang mengusung teknologi sasis baru.
Hasilnya, di pertengahan tahun 2019, sosok Honda G Concept resmi dirilis sebagai motor produksi massal berjuluk Honda Genio yang masih beredar hingga saat ini.
Sekilas Rangka eSAF
Sementara rangka eSAF yang sempat viral ini hadir sebagai pengembangan terbaru saat itu disebut punya sederet kelebihan. Saat pengembangannya, fokus Honda untuk memberikan tambahan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara, serta meningkatkan kinerja dan efisiensi kendaraan.
Di mana bahan dasar rangka berupa pelat baja ditekuk dan dipres. Kemudian bagian pelat disatukan dengan cara las dengan laser sehingga ada lipatan atau tulang di sisi-sisinya.
Tak tanggung ada 34 komponen dihilangkan dalam penggabungan ini. Sehingga rangka tampak lebih simpel. Efeknya, rangka eSAF mampu memberikan pemanfaatan ruang yang semakin efisien, dalam hal ini adalah luas bagasi dan tangki bahan bakar.
Karena keunggulan tersebut, rangka eSAF kini didapuk menggantikan pipa baja dari generasi skuter matik lawas Honda. (*)