Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Lorenzo Menilai Aerodinamika Jadi Penyebab Balapan MotoGP Tidak Seru

Dipublikasikan : Sabtu, 24 Desember 2022 11:00
Penulis : Ruslan Abdul Gani

Perangkat aerodinamika pun disematkan untuk membuat motor semakin aerodinamis dan memudahkan pembalap serta menambah performa motor.

Seiring perkembangan jaman, motor balap MotoGP mengalami beberapa peningkatan yang semakin canggih. Perangkat aerodinamika pun disematkan untuk membuat motor semakin aerodinamis dan memudahkan pembalap serta menambah performa motor.

Melansir dari Gpone, meski memiliki manfaat yang cukup banyak, penggunaan aerodinamika dinilai oleh mantan pembalap MotoGP, yakni Jorge Lorenzo ada sisi negatifnya. Ia lebih setuju perangkat itu dilepas dari motor balap saat ini.

   Baca Juga: Honda Jabar Beri Dukungan dan Servis Gratis Buat Korban Gempa Cianjur

Lebih lanjut, Lorenzo mengatakan tanpa adanya perangkat aerodinamika akan berdampak positif untuk MotoGP. Hal ini karena perlombaan akan semakin seru dan lebih banyak aksi salip menyalip di lintasan.

"Saya melihat secara positif fakta bahwa ada lebih banyak pertempuran, lebih banyak menyalip, dan lebih banyak pengendara. Tapi saya pikir akan ada lebih banyak lagi tanpa aerodinamika. Ini akan menjadi olahraga yang lebih spektakuler tanpa aerodinamika,” ujar Lorenzo.

   Baca Juga: Yamaha Rilis Augur 155, Desain Unik Mirip Anak Panah

Kemudian, Lorenzo juga membahas tentang penggunaan perangkat aerodinamika itu aman atau tidak bagi pembalapnya. Ia merasa khawatir jika motor balap bisa melaju hingga kecepatan 400 km/jam. 

"Saya akan menghilangkan aerodinamika untuk keamanan, saya akan mempertimbangkan kecepatannya. Sepeda motor mencapai 360 km per jam, jadi saya akan bertanya apakah aman membiarkannya bebas hingga mencapai 400 km per jam,” jelas Lorenzo.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Sport| 3 jam yang lalu

Sempat Tercepat Namun Quartararo Cidera dan Yamaha Tunda Tes

Yamaha tidak turun di hari kedua Tes MotoGP Sepang karena kendala teknis di hari Selasa.

Sport| 4 jam yang lalu

Ducati Luncurkan Corak Baru Tim WorldSBK 2026

Tim Ducati secara resmi telah memperkenalkan corak baru dan susunan pembalap mereka menjelang musim Kejuaraan Dunia Superbike MOTUL FIM 2026.

Berita| 5 jam yang lalu

Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, Mulai Rp 22,8 Jutaan

Simak harga Honda Scoopy terbaru Februari 2026. Skutik retro modern ini hadir dengan mesin 110 cc eSP irit dan pilihan varian terbaru.

Berita| 19 jam yang lalu

Bakal Hadir di IIMS 2026, Begini Uniknya Moge Benda LFC700

Salah satu model yang akan diboyong adalah Benda LFC 700, motor berkapasitas besar dengan tampilan bobber yang unik.

Motor Listrik| 22 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Beranda Trending Motor Listrik