Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Tips dan Trik Mengatasi Masalah Speed Wobble

Dipublikasikan : Sabtu, 17 Oktober 2020 09:00
Penulis : Brian

Seperti diketahui beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan sepeda motor di dekat Cilandak Town Square. Kecelakaan tersebut kerap disebutkan sebagai speed wobble yang disebabkan ketidak selarasan.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan sepeda motor di dekat Cilandak Town Square. Kecelakaan tersebut kerap disebutkan sebagai speed wobble yang disebabkan ketidak selarasan tiga faktor kecepatan. Ketiga faktor kecepatan tersebut adalah, kecepatan roda depan, kecepatan roda belakang, dan kecepatan masa.

Hal tersebut disampaikan oleh Jusri Pulubuhu selaku Instruktur Safety Riding dari Jakarta Defensive Driving Consulting. Menurutnya untuk menyelesaikan kejadian tersebut membutuhkan teknik pasif riding atau ilmu memadamkan masalah. Dalam konteks ini adalah menyamakan tiga faktor kecepatan tersebut.

 

"Ini namanya teknik pasif riding atau bahasa sederhananya adalah ilmu memadamkan masalah. Karena ini sudah masuk dalam masalah, jadi untung-untungan. Kalau dia tidak terlatih ya untung-untungan selamat, beda kalau dia sudah terlatih," ujar Jusri saat dihubungi OtoRider beberapa waktu lalu.

   Baca Juga: Fenomena Motor Speed Wobble, Bagaimana Cara Menghindarinya?

Jusri menyebutkan sangat penting untuk memahami ketiga faktor kecepatan tersebut. Kemudian ketika sudah berada dalam masalah saat mengendarai sepeda motor, pengendara diwajibkan jangan panik. Dalam konteks speed wobble ini, pengendara diharuskan untuk tidak mengerem dan setang tidak dibelokkan.

 

"Pertama jepit tangki motor, posisikan bobot tubuh pada roda belakang atau berikan distribusi seringan mungkin pada roda depan. Kalau untuk motor biasa, harus langsung kopling. Tujuannya agar kecepatan momentum, kecepatan roda belakang, dan kecepatan roda depan bisa sama," pungkasnya.

   Baca Juga: Pernah Lihat Kode Angka dan Huruf Pada Ban Motor? Begini Cara Membacanya!

Kopling dibutuhkan agar kecepatan roda belakang dan roda depan bisa sama. Seperti yang telah diketahui, roda belakang memiliki digerakkan oleh mesin yang terhubung dengan rantai. Jika kopling digunakan, penggerak ke roda belakang akan terputus yang membuatnya menjadi freewheel seperti roda depan.

 

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Beli Honda New Vario 125 Dapat Gembok Merah Anti Maling, Bikin Pencuri Motor Kesulitan

#2

Biaya Perpanjangan SIM C Tahun 2026, Segini Total yang Harus Dibayar

#3

Benarkah Opsen Pajak Naikkan Harga Motor? Ini Penjelasan Main Dealer Honda

#4

WMS Luncurkan All New Honda Vario 125 di Jakarta–Tangerang, Ini Harganya

#5

Promo Honda Vario 125 Model Lama, Diskon Hingga Rp 1,2 Juta

Terbaru

Sport| 3 jam yang lalu

Livery tim Ducati Lenovo MotoGP 2026 Diluncurkan, Merayakan 100 Tahun Eksistensinya

Madonna di Campiglio, , menjadi tuan rumah Campioni in Pista untuk empat tahun berturut-turut dari peluncuran tim Ducati Lenovo.

Berita| 4 jam yang lalu

Skema Kredit Honda Stylo 160, Cicilan Mulai Rp 1,4 Jutaan

Berdasarkan data skema pembiayaan yang beredar, Honda Stylo 160 tersedia dalam dua varian, yakni CBS dan ABS, dengan pilihan uang muka (DP), tenor, serta cicilan bulanan yang bervariasi.

Sport| 6 jam yang lalu

Valentino Rossi : 2026 Masa Transisi, Bagnaia dan Martin Akan Berjaya

Valentino Rossi menanggapi musim balap 2026, menurutnya banyak ‘bintang balap’ akan memberikan kejutan setelah di musim balap lalu tak terlalu gemilang.

Berita| 7 jam yang lalu

Fakta Mengejutkan: Satu Keluarga di Jakarta Bisa Punya Dua hingga Tiga Motor

Warga Jakarta rata-rata memiliki dua sepeda motor dalam satu keluarga. Wahana Honda mengungkap mayoritas pembeli motor adalah pemilik motor kedua dan ketiga.

Berita| 8 jam yang lalu

Yamaha LEXI LX 155 Hadir dengan Warna dan Grafis Baru di Awal 2026

Penyegaran ini dilakukan melalui peluncuran warna dan grafis baru di seluruh varian, mulai dari tipe tertinggi hingga versi standar.

Beranda Trending Motor Listrik