Masukan kata kunci yang ingin Anda cari pada kotak diatas.

Tentang Kami
DisclaimerHubungi KamiInfo IklanKarirPeraturan Media SiberRedaksiTentang OtoriderPrivacy Policy
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play
Hubungi Kami
Perkantoran Maisonete Mega Jalan Raya Joglo No. 41 Kebon Jeruk, Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11640
Email :
redaksi@otorider.com (Redaksi)
marketing@otorider.com (Marketing)
Member of :
Copyright © 2026. Otorider.com. All rights reserved.

Baru Ubah Pelek Jari-Jari Motor Jadi Tubeless, Lakukan Dulu Hal Ini!

Dipublikasikan : Rabu, 14 Juni 2023 23:35
Penulis : Benny Averdi

Seal yang melekat kuat, menjadi jaminan tak ada kebocoran dari jari-jari saat menggunakan ban tubeless.

Penggunaan ban tubeless alias tanpa ban dalam dianggap lebih nyaman bagi penunggang motor. Pasalnya, ketika ban tubeless tertusuk benda tajam, tidak akan langsung kempis seperti ban tipe tube type atau dengan ban dalam.

"Dengan ban dalam, ketika terkena benda tajam akan sobek dan anginnya keluar. Sementara dengan tubeless, meski paku tetap menancap, anginnya tak langsung berkurang. Sehingga, motor masih bisa dipakai dengan jarak tertentu," ujar Eko Suryana, Pemilik Eko Ban di Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan.

   Baca Juga: Amankah Motor Listrik Sering Menghantam Lubang?

Dulu, ban tubeless biasanya hanya bisa digunakan pada pelek alloy atau biasa disebut 'pelek racing'. Tetapi belakangan, bisa diterapkan juga pada pelek berjari-jari. "Tentunya dengan seal khusus agar bisa menutup lubang jari-jari di pelek," tutur Eko.

Tetapi, ia menyarankan agar siapapun yang mengerjakan hal tersebut, menggunakan seal yang bagus dan kering sempurna. Sehingga, bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. "Harus sabar, biasanya bisa sampai dua hari untuk pengeringan seal," katanya.

   Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Roller CVT Motor Matic Perlu Diganti

Kemudian, setelah dipasang ban dan diisi angin, biarkan tekanan anginnya sekitar 40-50 psi. Hal ini agar tekanan angin menekan seal lebih rapat dalam menutup pelek. "Jangan langsung dipakai, tapi biarkan dulu dengan tekanan tinggi beberapa saat. Baru setelah dirasa cukup, sekitar dua hari dengan tekanan tinggi, bisa dipakai," ungkapnya.

Tag
Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otorider.com. Ikuti Channel kami pada tombol dibawah ini.
Telah hadir! Yuk download aplikasi Otorider sekarang juga!
Google Play

Trending

#1

Pajak Tahunan Honda CRF250 Rally 2025 Tembus Rp 1,3 Juta, Ini Rinciannya

#2

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Awal Februari 2026, Ini Rinciannya

#3

Pemprov DKI Perbaiki 6.000 Jalan Berlubang, Polisi Catat 27 Kecelakaan Akibat Lubang Jalan

#4

Triumph Siap Jual Moge Entry Level 400 Cc di Indonesia

#5

Sparepart Asli Honda Makin Diminati, WMS Bukukan Penjualan Rp 511 Miliar

Terbaru

Sport| 3 jam yang lalu

Sempat Tercepat Namun Quartararo Cidera dan Yamaha Tunda Tes

Yamaha tidak turun di hari kedua Tes MotoGP Sepang karena kendala teknis di hari Selasa.

Sport| 3 jam yang lalu

Ducati Luncurkan Corak Baru Tim WorldSBK 2026

Tim Ducati secara resmi telah memperkenalkan corak baru dan susunan pembalap mereka menjelang musim Kejuaraan Dunia Superbike MOTUL FIM 2026.

Berita| 4 jam yang lalu

Update Harga Honda Scoopy Februari 2026, Mulai Rp 22,8 Jutaan

Simak harga Honda Scoopy terbaru Februari 2026. Skutik retro modern ini hadir dengan mesin 110 cc eSP irit dan pilihan varian terbaru.

Berita| 19 jam yang lalu

Bakal Hadir di IIMS 2026, Begini Uniknya Moge Benda LFC700

Salah satu model yang akan diboyong adalah Benda LFC 700, motor berkapasitas besar dengan tampilan bobber yang unik.

Motor Listrik| 21 jam yang lalu

Desain Modern dan Fitur Canggih, Polytron Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z

Polytron FOX 350 sukses menjadi motor listrik pilihan Generasi Z setelah memenangkan Youth Choice Award 2026. Desain stylish dan fitur urban jadi daya tarik utama.

Beranda Trending Motor Listrik