Vespa GTS Super Tech 300 Punya Tenaga Besar dan Efisien, Ini Rahasianya.

Vespa GTS Super Tech 300 Punya Tenaga Besar dan Efisien, Ini Rahasianya.

Generasi terbaru Vespa GTS 300 telah hadir di Indonesia dengan varian tertingginya, yaitu Vespa GTS Super Tech 300. Vespa ini merupakan model yang dilengkapi spesifikasi terbaru, mulai dari mesin, desain, hingga teknologi yang disematkannya.

Dari segi tampilan, tak banyak yang mencolok. Perubahan besar justru terjadi di sektor performa dan kelengkapan fiturnya. Akibatnya, lonjakan tenaga besar dihasilkan oleh mesin terbaru bernama HPE (High Performance Engine).

Technical Trainer Manager PT Piaggio Indonesia, Yudi Riswanto menjelaskan bahwa peningkatan performa ini terjadi akibat penggunaan mesin yang benar-benar baru. Berbeda dengan GTS 300 sebelumnya yang masih menggunakan mesin Quasar.

   Baca Juga: Libas Jalanan Puncak dengan Vespa GTS Super Tech 300, Bagaimana Rasanya?

   Baca Juga: Spesifikasi Vespa Sprint 50 cc, Tenaganya Segini Saja!

"Semua bagiannya beda. Crankcase, crankshaft, piston, silinder, kepala silinder, CVT, motor starter, throttle body, sistem timing, manajemen injeksinya baru, tensionernya baru, penekan injeksinya baru. Semuanya baru," kata Yudi di Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Yudi mengungkapkan, rahasia kenaikan performa tenaga pada GTS 300 anyar ini diantaranya karena dua hal. Pertama dari tekanan pompa bensinnya dan kedua dari desain kubah piston dan ruang bakar.

"Tekanan pompanya lebih tinggi. Beda dengan sebelumnya. Lubang injektornya dulu dua atau tiga, sekarang empat. Kami sekarang sebutnya multi jet. Kalau yang lama tekanan cuma 2,5 bar. Ini yang sekarang sampai di atas 3 bar. Jadi tinggi sekali tekanannya," ucapnya.

Di segi desain kubah piston dan desain ruang bakar kepala silinder, lanjut Yudi, benar-benar baru. Dengan desain kubah baru, pembakaran menjadi lebih sempurna. Namun, kompresinya tetap sama dengan mesin sebelumnya, yakni 11,5:1. Ditambah lagi, percikan busi terjadi dua kali saat pra pembakaran dan pembakaran langsung.

"Bukan berarti dia knocking. Kalau knocking kan pasti enggak ada tenaganya. Diatur dua-duanya sama ECU, yang satu standar dibakar dari awal, yang satu sesuai dengan kecepatan mesin. Jadi, bahan bakar yang disemprot terbakar semua. Sehingga lebih optimal, otomatis kalau terbakar semua, emisinya turun," jelas Yudi.

Dengan mesin HPE ini, Vespa GTS Super Tech 300 diklaim memiliki tenaga sebesar 23,8 dk pada 8.250 rpm dan torsi maksimal 26 Nm pada 5.250 rpm. Yudi menjelaskan adanya peningkatan tenaga sebesar 12 persen dan torsi 18 persen dibandingkan mesin sebelumnya.

"Sistem ECU-nya juga baru. Kalau yang lama pakai MIU G3, yang ini pakai MIU G4. Secara umum MIU G4 ini sama, cuma sistemnya dengan sistem injeksi dual spark. Dengan segala improve di sana-sininya, kami namakan MIU G4," kata Yudi.

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id