Kilas Sejarah Kawasaki Ninja di Indonesia

Kilas Sejarah Kawasaki Ninja di Indonesia

Kawasaki Ninja series merupakan motor sport yang sangat legendaris di Indonesia. Pasalnya Ninja sempat menjadi pionir dalam kancah motor sport full fairing di tanah air. Oleh karenanya, hingga saat ini Ninja masih bergaung di industri otomotif roda dua.

Awal hadirnya Kawasaki Ninja didahului oleh GPZ900R yang muncul di pasar global pada tahun 1984. Pada tahun tersebut, nenek moyang Ninja itu memiliki spesifikasi yang cukup tangguh. Sesuai namanya, GPZ900R menggunakan mesin 908 cc, empat silinder segaris, 16 klep, berpendingin cairan.

Generasi Kawasaki Ninja

Lanjut ke sejarahnya di Indonesia, Kawasaki Ninja hadir pertama kali dari di tahun 1996. Motor ini hadir menggunakan nama Kawasaki Ninja 150 dengan kode produksi KR 150 C. Mesinnya sendiri memiliki kubikasi 150 cc, satu silinder, dua tak, dengan sistem pembakaran karburator.

   Baca Juga: Modifikasi Ninja 250 Empat Silinder, Full Bodi Karbon!

Setahun berikutnya, yakni di 1997, Kawasaki Indonesia menghadirkan penyegaran pada motor sport miliknya dengan menghadirkan Kawasaki Ninja 150 R dengan kode KR 150 J. Pada saat itu, Ninja 150 R masuk ke dalam kategori facelift, karena masih menggunakan mesin yang sama. Bahkan pada saat itu belum menggunakan fairing, hanya tampil lebih sporty dari sebelumnya.

Generasi Kawasaki Ninja

Pada tahun 2002, Kawasaki Ninja 150 RR hadir secara impor alias CBU (Completely Built-Up) dari Thailand. Menambahkan imbuhan R dibelakangnya bukan tanpa arti, karena Kawasaki menghadirkan teknologi Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System). Teknologi ini berfungsi untuk membuka-tutup katup agar meminimalisir gas buang saat masuk ke putaran rendah.

Setelah cukup lama bermain di kelas sport 150 cc, 2 tak, kemudian hadir Kawasaki Ninja 250. Motor ini hadir pada tahun 2008 dengan kubikasi 250 cc, dua silinder, segaris. Pada saat itu, Ninja 250 masih menggunakan sistem pembakaran karburator yang membuatnya disebut 'Ninja Karbu' hingga saat ini.

Generasi Kawasaki Ninja

Kawasaki Ninja 250 pada tahun tersebut merupakan pionir motor sport 250 cc, dua silinder di Indonesia. Bahkan pabrikan Jepang lainnya belum ada yang meluncurkan model serupa pada zaman itu.

Kemudian di tahun 2013, Kawasaki menghadirkan Ninja 250 dengan teknologi pembakaran injeksi yang cukup maju. Bahkan di tahun ini, masih belum ada rival yang setara oleh Kawasaki Ninja 250. Meskipun Honda CBR250 hadir di tahun 2011, namun masih menggunakan mesin satu silinder. Sedangkan Yamaha YZF-R15 baru diluncurkan pada tahun 2014.

Generasi Kawasaki Ninja

Kawasaki Indonesia kemudian mengeluarkan varian Ninja 250 berkonfigurasi satu silinder pada tahun 2014. Diberi nama Ninja 250 SL atau juga dikenal dengan nama Mono, sedangkan SL sendiri memiliki arti Super LightWeight. Menggunakan mesin satu silinder, motor ini kurang dikenal oleh pecinta Ninja, padahal tenaganya lumayan besar yakni mencapai 27,6 dk.

   Baca Juga: Royal Enfield Kembali Memulai Produksi, Meteor 350 Segera Hadir

Kejayaan Kawasaki Ninja akhirnya mengibarkan bendera duka pada tahun 2015. Hal ini disebabkan berhentinya produksi Kawasaki Ninja 150 RR, 2-Tak. Pasalnya teknologi 2-Tak pada saat itu terbentur oleh standarisasi regulasi Euro3 untuk motor.

Generasi Kawasaki Ninja

Generasi ketiga Kawasaki Ninja 250 hadir pada akhir tahun 2018 lalu. Desainnya berubah cukup banyak, menggunakan lampu LED dan fairing tajam membuatnya tampil lebih bengis. Mesinnya juga lebih kuat dengan tenaga mencapai 38,4 dk yang siap untuk menghajar rivalnya, yakni CBR250RR.

Saat ini, Kawasaki telah diramaikan oleh Ninja ZX-25R yang memiliki mesin 250 cc, empat silinder. Tentunya ini bukanlah barang baru, mengingat Kawasaki telah memiliki mesin empat silinder di kelas ini. Namun hadirnya kembali ke dunia otomotif tentunya sangat menarik untuk diperhatikan.

Kawasaki Ninja ZX-25R

 
 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 

Bus-truck.id